Perubahan Sosial dan Kaitannya Dengan Pembagian Harta Warisan Dalam Perspektif Hukum Islam

Anna Rizki

Abstract


Perubahan sosial didefinisikan sebagai perubahan yang terjadi terhadap masyarakat dari satu tingkat kehidupan ke satu tingkat kehidupan yang lain. Secara umumnya perubahan sosial bisa didefinisikan sebagai pergerakan masyarakat dari satu peringkat kehidupan ke satu peringkat yang lain baik peringkat yang baru itu membawa kebaikan atau sebaliknya, hasilnya perubahan tersebut akan melambangkan pergerakan yang dihadapi dan dilalui oleh masyarakat tertentu. Akhirnya masyarakat tersebut terpaksa menyesuaikan dirinya dengan kehidupan yang baru atau sebaliknya berusaha untuk mengembalikan keadaannya semula, semuanya bergantung pada pilihan masyarakat itu sendiri.

Full Text:

PDF

References


Amir Syarifuddin, Hukum Kewarisan Islam, Jakarta: Kencana, 2004.

Hamid Sarong, dkk, Fiqh, Banda Aceh: PSW IAIN Ar-Raniry, 2009.

Syaikh „Ali Ahmad Al Jurjawi, Hikmah Dibalik Hukum Islam (Bidang Muamalah), Jakarta: Mustaqiim, 2003.

Wahyudani, Zulham. “PERUBAHAN SOSIAL DAN KAITANNYA DENGAN PEMBAGIAN HARTA WARISAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 14, no. 2 (2015): 166–89. http://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/download/328/323.

Widyanto, Anton. “PENGEMBANGAN FIQH DI ZAMAN MODERN.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 10, no. 2 (2011): 82–100. doi:10.22373/JIIF.V10I2.46.




DOI: http://dx.doi.org/10.1234/ojs.v1i1.2508

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
View My Stats