PERAN IMAM MESJID DALAM PENERAPAN SYARI’AT ISLAM DI NAD

Muhibbuthabry Muhibbuthabry

Abstract


Umat Islam di Aceh committed dalam menjaga aspirasi mereka untuk mempraktikkan syari’at Islam Kaffah, tidak hanya dalam kehidupan individu, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, meskipun terdapat variasi ide tentang mekanisme operasionalnya, memerlukan tenaga, perhatian, pemikiran dan inovasi baru yang terencana sistematis dan operasional dalam kerangka hukum nasional. Terealisasinya cita-cita ideal ini dapat diwujudkan dengan mengoptimalkan peran dan fungsi Imam Mesjid dalam penegakkan hukum Islam khususnya, serta sosialisasi materi hukumnya kepada masyarakat secara luas. Usaha dan langkah ini akan mempercepat upaya menampilkan syari’at Islam, kelihatan bentuknya sebagai pedoman dari langit, untuk mengatur setiap makhluk bumi.

Keywords


Peran, Imam Mesjid, Syariat Islam

Full Text:

PDF

References


Abdullah Mabru An-Najjar, Al-Madkhal al-Mu’ashir li Fiqhi al-Qanun, Dar an-Nahdhah al-‘Arabiyah, Cet II, 2002

a’dy Abu Jaib, Al-Qamus al-Fqhy, Luqhatan, wa Isthilahan, Dar al-Fikr, Damaskus, Syiria, 1998,

ahir Ahmad Zawy. Tartib al-Qamus al-Muhit ‘ala thariqati al-Misbah al-Munir wa Asasu al-Balagha, Dar al-‘Alam al-Kutub, Juz I, 1996

ahbah Zuhaily, Al-Fiqh al-Islamy wa Adillatuhu, Juz III, Dar al-Fikr, Damaskus, Syiria, 2002,

Alyasa’ Abubakar, Syari’at Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam; Paradigma Kebijakan dan Kegiatan, Dinas Syari’at Islam, Banda Aceh, 2004,

Asham Muhammad Syabaru, Qadhi al-Qudhat fi al-Islam, Dar al-Kutub al-‘Arabiyah, Beirut, 1408 H

Muhammad Al-Ghazali, Nizam al-Da’wa wa Adillatuhu fi al-Fiqh al-Islamy wa al-Qanun, Dar al-Da’wah, Iskandariyah, Cet I, 1996

Mahmud Al-anshar, Penegakan Syari’at Islam, Dilema Keumatan di Indonesia, Inisiasi Press, Depok, 2005

Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 12 Tahun 2003 tentang minuman Khamar dan sejenisnya, Qanun Nomor 13 Tahun 2003 tentang Maisir, Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat (Mesum). Dinas Syari’at Islam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Edisi Ketiga Tahun 2004.

Rifyal Ka’bah, Kodifikasi Hukum Islam Melalui Perundang-Undangan, makalah dalam Seminar Annual Conferences PPS Se-Indonesia, 2004,

Sidi Gazalba, Mesjid Pusat Ibadat dan Kebudayaan Islam, Jakarta, Pustaka Al-Husna, 1994

Subhi Mahmashani, Al-Audha al-Tasyri’iyah fi ad-Daulah al-‘Arabiyah, Madhiha wa Hadiriha, Dar al-‘Ilmi li al-Malayiin, Beirut, 1981.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, 1999

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2004, CV. Citra Utama, Jakarta, 2004




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/jiif.v7i2.3063

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ilmiah Islam Futura (JIIF)

All works are licensed under CC BY-SA

© Author 2018. Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with Graduate Program of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Supported by

 ICAIOS   RJI