Journal History

Banda Aceh – Rektor IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Farid Wajdi Ibrahim mempeusijuek Sembilan Doktor Perempuan di Lingkungan IAIN Ar-Raniry pada launching Jurnal “Takammul” dan Peusijuek Doktor Perempuan yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Wanita (PSW), kampus itu Kamis, (25/4). Dalam sambutannya Rektor mengatakan, doktor perempuan IAIN Ar-Raniry banyak yang memiliki kemampuan yang lebih, diharapkan mampu memberikan yang terbaik untuk kemajuan kampus Ar-Raniry di masa mendatang. “Kedepan diharapkan akan ada peningkatan dan kemajuan yang lebih, sehingga akan lahir pimpinan-pimpinan di IAIN ini dari kalangan perempuan,” ungkapnya. Menurut Farid, potensi dosen perempuan yang telah menyandang gelar doktor di lingkungan IAIN ini sangat luar biasa, banyak yang memiliki kemampuan lebih dalam berbagai disiplin ilmu dan pengalaman lainnya. “PSW ini merupakan suatu wadah yang efektif untuk para dosen khususnya dosen perempuan dalam berkarya. Banyak program yang dapat dilakukan untuk mengembangkan ilmu dan kretifitas sesuai dengan disiplin ilmu yang dimilikinya” kata Farid Launching Jurnal Takammul ini diharapkan akan menjadi wadah suara perempuan, dimana karaya-karya terbaik dapat dibaca oleh orang banyak, sehingga ilmu yang telah dimiliki dapat dibagikan dan bermanfaat kepada orang banyak, pungkas Rektor Sementara Ketua PSW IAIN Ar-Raniry Rasyidah, M. Ag mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada para doktor di lingkungan IAIN Ar-Raniry yang telah menyelesaikan studinya, baik di dalam maupun di luar negeri. Menurutnya, hal ini penting dilakukan mengingat jika direfleksikan sejak IAIN Ar-Raniry berdiri tahun 1963 hingga saat ini menjelang 50 tahun, IAIN hanya memiliki Sembilan Doktor dan satu orang professor dari kalangan perempuan. “Ini mengindikasikan bahwa meraih gelar akademik level S3 ini bukanlah hal yang mudah bagi dosen perempuan hingga hanya sedikit yang mampu meraihnya, jadi sudah sepantasnya apresiasi besar diberikan kepada mereka, agar menularkan motivasi dan keberanian bagi dosen perempuan lainnya,” Ujar Rasyidah Disebutkan, Sembilan orang Doktor perempuan IAIN Ar-Raniry adalah Prof. Dr. Arbiyah Lubis MA, Dr. Asna Husein, MA, Dr. Chairan M Nur, M.Ag, Dr. Inayatillah, M.Ag, Dr. Husna Amin, M.Hum, Eka Sri Mulyani, MA, Ph.D, Dr. Nilam Sari, MA, Soraya IT, MA, Ph.D, dan Dr. Nurjannah Ismail, M.Ag. Ketua PSW menambahkan, pada kesempatan ini juga dilaunching Jurna Takammul, mengingat banyak masyarakat yang manantikan pemikiran-pemikiran islami dari dosen IAIN, dengan jurnal ini banyak ide cemerlang yang dapat disalurkan melalui media ini. Diakhir acara, PSW juga menggelar diskusi panel tentang stratifikasi social. Sistem keakraban dan relasi gender masyarakat Arab pra Islam oleh Edi darmawijaya, MA dan Trik praktis dalam mepublikasikan karya ilmiyah ke level nasional dan internasional dipaparkan oleh Eka Sri Mulyani, Ph.D. Selain Rektor, juga hadir pada Launching dan Peusijuek doktor perempuan IAIN Ar-Raniry, PR II Drs. Luthfi Aunie, MA, para Dekan dan pimpinan di lingkungan Ar-Raniry serta sejumlah pimpinan organisasi permpuan lainnya. [NatRiwat]