PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBEBASAN FRAGMENTASI HABITAT ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) DI HUTAN RAWA TRIPA

Wardatul Hayuni, Samsul Kamal, Nafisah Hanim

Abstract


Hutan Rawa Tripa merupakan salah satu hutan yang terletak di pesisir pantai barat aceh dan termasuk Kawasan Ekosistem Lauser. Ancaman terbesar terhadap Hutan Rawa Tripa disebabkan oleh fragmentasi yaitu, pembukaan hutan untuk dijadikan lahan pertanian, perkebunan, dan areal penggunaan lainnya. Fragmentasi hutan Rawa Tripa menyebabkan hilangnya habitat satwaliar khususnya orangutan Sumatera (Pongo abelii) sehingga memaksa mereka masuk ke dalam areal perkebunan masyarakat dan memicu konflik antara manusia dengan orangutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap kebebasan fragmentasi habitat orangutan sumatera (Pongo abelii) di Hutan Rawa Tripa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2017 di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat Daya, dengan menggunakan teknik Pembagian angket dan wawancara terhadap masyarakat dan LSM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa persepsi masyarakat tentang fragmentasi habitat orangutan sumatera (Pongo abelii) tergolong Baik. Masyarakat mengetahui bahwa fragmentasi habitat menyebabkan terjadinya konflik antara masyarakat dengan orangutan, penurunan populasi orangutan, hilangnya tingkat keanekaragaman vegetasi hutan serta kehilangan hasil alam.

Full Text:

PDF

References


Hesti L Tata, dkk., Hutan Rawa Tripa Sebagai Habitat Orangutan Sumatera: Ancaman dan Peluang , World Agroforestry Centre (ICRAF).

Purwadi, 2010, Karakteristik Habitat Preferensial Orangutan Pongo pygmaeus di Taman Nasional Sebangau, Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Wahyudi, 2010, Laporan Akhir Kampanya Penyelamatan Hutan Rawa Tripa- Pantai Barat Aceh, Medan: Yayasan Ekosistem Lestari.

Wanda Kuswanda, 2014, Orangutan Batang Toru Kritis di Ambang Punah, Bogor: Forda Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.