STRUKTUR KOMUNITAS MAKROALGA EKOSISTEM TERUMBU KARANG PERAIRAN PANTAI AIR BERUDANGN KABUPATEN ACEH SELATAN

Soraya Ulfah, Elita Agustina, Muslich Hidayat

Abstract


Makroalga merupakan salah satu topik atau kajian pada mata kuliah Ekologi Tumbuhan yang dapat dipraktikumkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry. Kegiatan praktikum tentang struktur komunitas makroalga belum terlaksana karena selama ini praktikum yang dilakukan hanya tentang tumbuhan terestrial saja, dan mahasiswa masih sedikit mengenal tumbuhan aquatik khususnya makroalga, sehingga harus dikaji lebih lanjut tentang struktur komunitas makroalga perairan Pantai Air Berudang untuk menambah data dan referensi untuk praktikum mata kuliah Ekologi Tumbuhan. Penelitian struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang perairan Pantai Air Berudang Kabupaten Aceh Selatan dilakukan pada bulan Februari 2016 yang bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang, mengetahui jenis substrat yang ditempati oleh makroalga ekosistem terumbu karang, dan mengetahui pemanfaatan hasil penelitian struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang di perairan Pantai Air Berudang Kabupaten Aceh Selatan dapat dijadikan referensi praktikum Ekologi Tumbuhan. Metode penelitian dilakukan secara survey eksploratif, sedangkan pengambian sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian struktur komunitas makroalga ditemukan 9 famili dari 11 spesies, yaitu Caulerpaceae, Sargassaceae, Dictyotaceae, Halimedaceae, Galaxauraceae, Bonnemaisoniaceae, Chaetangiaceae, Argassaceae, Argassaceae. Berdasarkan indeks nilai penting diperoleh hasil, yaitu 2,0000, indeks kelimpahan berjumlah 1055 individu/m2, indeks keanekaragaman jumlah 1,9916, indeks keseragaman 0,8306, dan indeks dominansi 0,07298. Jenis substrat yang ditempati makroalga adalah pasir, batu berpasir, pasir berbatu dan batu karang. Pemanfaatan hasil penelitian berupa modul, buku saku, herbarium basah dan poster. Struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang telah mencapai klimaks kestabilan

Full Text:

PDF

References


Alfian Palallo, 2013, “Distribusi Makroalga pada Ekosistem Lamun Dan Terumbu Karang Di Pulau Bonebatang, Kecamatan Ujung Tanah, Kelurahan Barrang Lompo Makassar†(Skripsi), Makassar, Program Studi Ilmu Kelautan.

Bordeeseo, diakses tanggal 18 Juli 2016, dari situs http://ok-review.com/pengertian-indeks-nilai-penting/

Devinta Rocana, 2011, “Serapan Hara N, P, K oleh Tanaman Padi dengan Pengelolaan Kadar Lengas dan Organik pada Tanah Vertisolâ€, Skripsi, Surakarta: Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

Dwi Sunu Widyartini, et al., “Keanekaragaman Morfologi Rumput Laut Sargassum Dari Pantai Permisan Cilacap Dan Potensi Sumberdaya Alginatnya Untuk Industriâ€, Prosiding Seminar Nasional, November 2012.

Fachrul M.F., 2007, Metode Sampling Bioekologi, Jakarta: Bumi Aksara.

Lingga Klana, et al, 2015, Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Pulau Dompak Artikel, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Marcel Alveri Adis, Biodiversity Warriors, March 2015, diakses tanggal 1 Agustus 2016 melalui situs http://www.biodiversitywarriors.org/padina-australis.html S.

Marnix L.D. Langoy, Deskripsi Alga Makro Di Taman Wisata Alam Batu Putih, Kota Bitung, Jurnal Ilmiah Sains, Vol. 11, No. 2, Oktober 2011

Saleh Papalia dan Hairati Arfah, Desember 2013, “Produktivitas Biomasa Makroalga Di Perairan Pulau Ambalau, Kabupaten Buru Selatanâ€, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, Vol. 5, No. 2.

Sukiman, et al., Agustus 2014, “Keanekaragaman Dan Distribusi Spesies Makroalga Di Wilayah Sekotong Lombok Baratâ€, Jurnal Penelitian UNRAM, Vol. 18, No. 2.

Unpad, diakses tanggal 18 Juli 2016, diakses dari situs http://media.unpad.ac.id/thesis/230110/2009/230110090081_3_1614.pdf.

Zoer’aini Djamal Irwan, 2012, Prinsip-prinsip Ekologi, Jakarta: Bumi Akasara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.