KEANEKARAGAMAN FUNGI MIKORIZA DI KAWASAN HUTAN DESA LAMTEUBA DROE KECAMATAN SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR

Nadia Rahmi, Rafika Dewi, Muslich Hidayat

Abstract


Hutan yang terdapat di kawasan hutan desa Lamteuba Droe, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar digolongkan dalam hutan sekunder. Flora yang menempati hutan terdiri dari berbagai macam tumbuhan berupa herba, semak, perdu, dan pohon yang berhabitat di tanah dan memiliki bagian organ tumbuhan yaitu akar, batang, dan daun. Akar pada tumbuhan tersebut dapat bersimbiosis dengan jamur yang ada di tanah sebagai tempat hidup pohon tersebut yang disebut dengan Mikoriza. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi UIN Ar-Raniry dan di Laboratorium Biologi FKIP Unsyiah, Banda Aceh dimulai dari bulan Juni 2016 sampai Juli 2016. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Keanekaragaman Fungi Mikoriza di Kawasan Hutan Desa Lamteuba Droe, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar. Isolasi jamur mikoriza dilakukan dengan teknik mengekstrak spora dengan cara tuang- saring berdasarkan metode Pacioni. Indeks keanekaragaman yang diperoleh adalah 1,5117. Hal ini menunjukkan bahwa, keanekaragaman spesies fungi mikoriza di kawasan hutan desa Lamteuba Droe, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar tergolong sedang.

Full Text:

PDF

References


Atmaja, I Wayan Dana. 2001. Bioteknologi Tanah (Ringkasan Kuliah), Denpasar: Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Darini, E. Rokhminarsi, dkk, 2013. “Pengaruh Formula Trichoderma Harzianum- Mikoriza dan Pupuk Inorganik Terhadap Serangan Fusarium Oxysporum Pada Tanaman Jahe Muda, Jurnal Agrin, Vol. 17, No. 1. Diakses pada 20 Juni 2016.

Lembaga Pengendalian Hama dan Penyakit Banyumas. 2010. Mikoriza dan Perananya. http://LPHP banyumas.co.id/mikoriza.pdf. Diakses pada 20 Juni 2016.

Pujiyanto. 2001. Penamfaatan Jasad Mikro, Jamur Mikoriza dan Bakteri Dalam Sistem Pertanian Berkelanjutan Di Indonesia. Tinjauan dari perspektif falsafah sains. Makalah Falsafah Sains Program Pasca Sarjana Institute Pertanian Bogor : Bogor.

Santosa, Dwi Andreas. 1989. Teknik dan Metode Penelitian Mikorisa Vesikular- Arbuskular. Laboraturium Biologi Tanah Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor: Bogor.

Simanungkalit RDM. 2009. Cendawan Mikoriza Arbuskula. Makalah Ilmiah. Diakses dari http//Simanungkalit. Cendawan-Mikoriza-Arbuskula/book/file.

Yassir I dan Mulyana O. 2006. Hubungan Potensi Antara Cendawan Mikoriza Arbuskular dan Sifat- sifat Tanah Di Tanah Kritis. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman,Vol. 3, No.2. Diakses pada 20 Juni 2016


Refbacks

  • There are currently no refbacks.