PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN SELADA (Lactuca sativa)

Lina Rahmawati, Salfina Salfina, Elita Agustina

Abstract


Pertumbuhan tanaman sangat tergantung pada keadaan ekologi atau lingkungan dimana tanaman tersebut tumbuh. Faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman diantaranya unsur hara yang terkandung di tanah. Kondisi tanah yang kurang produktif untuk pertumbuhan tanaman dapat diupayakan dengan pemberian pupuk organik cair untuk memperbaiki sifat fisik, sifat kimia, dan sifat biologi tanah. Kulit pisang merupakan limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair karena mengandung unsur mikro yang berguna untuk proses pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk organik cair kulit pisang terhadap pertumbuhan selada. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Konsentrasi pupuk yang digunakan: kontrol 0%, P1 25%, P2 50%, P3 75%, P4 100%. Parameter yang diukur dalam penelitian yaitu tinggi batang dan jumlah daun selada pada 15 hari, 30 hari, 45 hari dan 60 hari setelah tanam. Data dianalisis menggunakan ANAVA dan diuji Duncan pada taraf α 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair limbah kulit pisang berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan selada yang meliputi tinggi tanaman, serta jumlah daun selada. Konsentrasi pupuk yang memberikan hasil paling baik yaitu pupuk organik cair pada konsentrasi 25%. Pupuk organik cair kulit pisang mempunyai potensi untuk mengatasi masalah pertumbuhan tanaman selada.

Full Text:

PDF

References


Bambang Cahyono, 2005. Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani Selada, Semarang: Aneka Ilmu.

Dasuki, Ahmad, Undang, dkk. 2002. Sistematik Tumbuhan Tinggi. Bandung: Universitas ITB.

Heri, M. 2011. Manfaat dan Kandugan Pisang. Yogyakarta: Bumi Aksara.

Hidayat. 2013. Pertumbuhan dan Produksi Sawi (Brassica juncea L) Pada Inceptiol Dengan Aplikasi Kompos Tandan Kosong Kelapa sawit. Jurnal Agroteknologi Universitas Riau. Vol. 7. No. 2. H. 1-9.

Lingga dan Marsono. 2003. Petunjuk Penggunaan Pupuk, Jakarta: Penebar swadaya.

Safitri, Mareta, dkk. 2015. Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Buah Pisang Kepok Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit. Jurnal Biopendix. Vol.1. No. 1.

Pracaya. 2009. Bertanam Sayur Organik (Edisi Revisi), Jakarta: Penebar Swadaya.

Risky, Ayu. 2015. Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Buah Pisang Kepok Terhadap Pertumbuhan Sawi, Skripsi, (Lampung: Fakultas dan Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.

Saraswati, R. 2007. Peran Pupuk Hayati Dalam Meningkatkan Efisiensi Pemupukan Menunjang Keberlanjutan Produktivitas Tanah, Jurnal Sumber Daya Lahan. Vol 1 No 4.

Suryadarma. 2007. Konservasi tumbuhan obat usada Bali dalam perspektif Ekowisata. Prosiding Seminar. Yogyakarta: UNY.

Suryadarma. 2010. Konservasi keanekaragaman hayati dan pengetahuan lokal herbal. Makalah Seminar Nasional. Yogyakarta: Persatuan Biologi Indonesia.

Suryawati, C. 2007. Faktor sosial budaya dalam praktik perawatan kehamilan, persalinan, dan pasca perssalinan ( studi di Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara). Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.