KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA BEBERAPA TIPE HABITAT DI LAWE CIMANOK KECAMATAN KLUET TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN

Yeni Yuliani, Samsul Kamal, Nafisah Hanim

Abstract


Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang dapat dibanggakan salah satunya yaitu serangga. Kehadiran organisme ini digunakan sebagai salah satu bioindikator kondisi suatu ekosistem. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman serangga permukaan tanah yang terdapat pada beberapa tipe habitat di Lawe Cimanok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan perangkap jebak. Analisis dilakukan dengan menggunakan rumus Shannon- Weiner Ĥ = ∑ Pi Ln Pi. Dari hasil penelitian menunjukan tingkat indeks keanekaragaman yang berbeda dari setiap habitat yaitu pada pada habitat pemukiman tergolong sedang (Ĥ= 1,0274), habitat kebun monokultur tergolong sedang (Ĥ= 1,8348), habitat kebun campuran tergolong sedang (Ĥ= 2,0305), habitat hutan sekunder tergolong sedang (Ĥ= 2,3526), dan pada habitat hutan primer tergolong tinggi (Ĥ= 3,0607). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman serangga permukaan tanah di Lawe Cimanok dengan nilai Indeks keanekaragaman (Ĥ) yang tergolong tinggi terdapat pada hutan primer

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman., Studi Keanekaragaman Serangga Polinator pada Perkebunan Apel Organik dan Anorganik, Malang: Fakultas Sains dan Tekhnologi Universitas Islam Negeri Malang, 2008.

Adisoemarto, S., Kemungkinan Penggnaan Serangga Sebagai Indikator Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, Jurnal Biota. Vol. III (1), 1998.

Hasni, Ruslan., Komposisi dan Kenaekaragaman Serangga Permukaan Tanah pada Habitat Hutan Homogen dan Heterogen Di Pusat Pendidikan Konservasi Alam (PPKA) Bodogol, Suka Bumi, Jawa Barat, Jurnal Vis Vitalis, Vol. 2 (1), 2009.

Hidayat., Perlintan, Diakses pada tanggal 21 Januari 2016 melalui situs : http://web.ipb.ac. Id/ phidayat/perlintan/ kunci %20 bab% 201V.pdf.2015.

Krebs., Ecology, The Experimental Analysis of Distribution and Abudance Third Edition, (New York: Harper and Row Publisher, 1978), Diakses pada tanggal 21 Januari 2017.

Natawigena, H., Entomologi Pertanian, Bandung: PT. Orba Sakti, 1990.

Nurdin Muhammad, Suin., Serangga Permukaan Tanah Di Ladang Serta Belukar dan Hutan Di Dekatnya Di Bukit Pinang-Pinang Padang Sumatera Barat, Jurnal Matematika dan Pengetahuan Alam, Vol. 2 (1), 1992.

Nisfi, Yuniar,dkk., Keanekaragaman Semut (Hymenoptera: Formicidae) pada Empat Tipe Ekosistem yang Berbeda di Jambi, Jurnal PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, vol 1 (7), 2015.

Pemerintahan Gampong Lawe Cimanok Kemukiman Makmur Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan., Gamabaran Umum Gampong Lawe Cimanok, 2016.

Setiani, dkk., Ant Diversity in Rice Field in Urban Landscape: Investigation on the Effect of Habitat Condition and age of rice plant, Jurnal Entomologi Indonesia, vol.7, 2010.

Shahabuddin, dkk., Penelitian Biodiversitas Serangga Di Indonesia: Kumbang Tinja (Coleoptera: Scarabaeidae) Dan Peran Ekosistemnya, Jurnal Biodiversitas, Vol. 6 (2), 2015.

Sui, N.M., Perbandingan Komunitas Hewan Permukaan Tanah Antara Ladang dan Hutan Di Bukit Pinang-Pinang, Padang, Padang: Laporan Penelitian Universitas Andalas, 1991, Diakses pada tanggal 21 Januari 2017.

Tofani, DP., Keankekaragaman Serangga di Hutan Alam Resort Cibodas Gunung Gede Pangrango dan Hutan Tanaman Jati di KPH Cepu (Skripsi), Bogor: Fakultas Kehutanan, Istitut Pertanian, 2008.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.