EKSPLORASI TUMBUHAN ANTI-HIPERTENSI BERBASIS KEBIASAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH

Yulidar Yulidar, Eka Fitria

Abstract


Eksplorasi tumbuhan anti-hipertensi di Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh bertujuan untuk mengetahui tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh penderita hipertensi sebagai anti-hipertensi dengan pendekatan eksploratif bersifat cross sectional. Total responden penderita hipertensiyang dijadikan sampel adalah 43 orang. Informasi mengenai tumbuhan anti-hipertensi diketahui dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil analisis menemukan tumbuhan yang digunakan sebagai anti-hipertensi adalah kunyit, daun inai, daun belimbing, daun seledri, daun langsat, timun muda, jahe merah dan ubi rambat kuning.

Full Text:

PDF

References


Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2007. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam tahun 2007. hal 79-80.

BPS Kota Banda Aceh, 2011.

Dwipayanti PI. 2011. Efektifitas buah belimbing terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Sumolepen Kelurahan Balongsari Kota Mojokerto. Jurnal Keperawatan 1(1).

Mansjoer A. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Media Aesculapius. Hal 518.

Muzakar, Nuryanto. 2012. Pengaruh pemberian air rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Jurnal Pembangunan Manusia 6(1).

National High Blood Pressure Education Program, 2003. JNC 7 Express. The Seventh Report of the Joint National Committe on Prevention, Detection, Evaluation and Treatment of High Blood Pressure. (http: //www.nhlbi.nih.gov/, diakses 07 Oktober 2014).

Peraturan Gubernur Aceh No. 56/2011 Tentang Pedoman Penatalaksanaan Jaminan Kesehatan Aceh.

Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Kesehatan.

Syahrini EN, Susanto HE, Udiyono A. 2012. Faktor-faktor risiko hipertensi primer di Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat 1(2):315-325.

WHO. 2003. Traditional medicine. http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs134/en/. Diakses Desember 2010.

Zein U. 2009. Perbandingan efikasi anti malaria ekstrak herba sambiloto (Andrographis paniculatanees) tunggal dan kombinasi masing-masing artesunat dan klorokuin pada pasien malaria Falsiparum tanpa kompliaksi. Disertasi. USU. http://repository.usu.ac.id/ bitstream/123456789/7404/1/09E00226.pdf. Download tanggal 16 Desember 2014.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.