JENIS-JENIS SERANGGA PERMUKAAN TANAH NOKTURNAL DI KAWASAN DEUDAP PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR

Erlika Frawi, Jannatun Rahmah, Tia Andriani

Abstract


Pulau Nasi merupakan salah satu pulau yang terdapat di Provinsi Aceh, Pulau Nasi adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah timur laut pulau Sumatra dan di sebelah barat laut pulau Weh. Terletak di tengah-tengah antara ujung barat pulau Sumatra dengan pulau Breueh. Berdasarkan titik koordinat, pulau ini berada di koordinat 5°37′0″LU,95°7′0″BT. Secara administratif pulau ini termasuk dalam wilayah kecamatan Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Pulau Nasi memiliki lima desa, yaitu Lamteng, Deudap, Rabo, Pasi Janeng dan Alue Reuyeueng. Penelitian  dilakukan di kawasan gampong  Deudap Pulau nasi Kecamatan pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 April sampai 16 April 2017 pada pukul 18.00-06.00 wib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga permukaan tanah nocturnal. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dan menggunakan metode pitfall trap (perangkat barber). Analisis dilakukan dengan menggunakan rumus H= -∑ (Pi ) (ln Pi). Dari hasil penelitian menunjukkan tingkat indeks struktur komunitas insekta permukaan tanah nocturnal stasiun terdedah di desa deudap dengan indeks struktur komunitas insekta permukaan tanah nocturnal stasiun ternaung di desa deudap pulau nasi Kecamatan Pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar menunjukkan bahwa serangga nocturnal dikawasan ini tergolong sedang.Pulau Nasi merupakan salah satu pulau yang terdapat di Provinsi Aceh, Pulau Nasi adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah timur laut pulau Sumatra dan di sebelah barat laut pulau Weh. Terletak di tengah-tengah antara ujung barat pulau Sumatra dengan pulau Breueh. Berdasarkan titik koordinat, pulau ini berada di koordinat 5°37′0″LU,95°7′0″BT. Secara administratif pulau ini termasuk dalam wilayah kecamatan Pulau AcehKabupaten Aceh Besar. Pulau Nasi memiliki lima desa, yaitu LamtengDeudapRaboPasi Janeng dan Alue Reuyeueng. Penelitian  dilakukan di kawasan gampong  Deudap Pulau nasi Kecamatan pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 April sampai 16 April 2017 pada pukul 18.00-06.00 wib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga permukaan tanah nocturnal. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dan menggunakan metode pitfall trap (perangkat barber). Analisis dilakukan dengan menggunakan rumus H= -∑ (Pi ) (ln Pi). Dari hasil penelitian menunjukkan tingkat indeks struktur komunitas insekta permukaan tanah nocturnal stasiun terdedah di desa deudap dengan indeks struktur komunitas insekta permukaan tanah nocturnal stasiun ternaung di desa deudap pulau nasi Kecamatan Pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar menunjukkan bahwa serangga nocturnal dikawasan ini tergolong sedang.

Full Text:

PDF

References


Adun Rusyana, Zoologi Invertebrata, Bandung : Alfabeta, 2011

Brotowidjojo, 1998, Zoologi Dasar, Jakarta: Erlangga.

Campbell., Biologi Edisi Ke 3, Jakarta: Erlangga, 2003.

Donald, 2005,Pengenalan Pelajaran Serangga, Yogyakarta: Gadjah Mada.

Hanafiah, K. A. Dkk, 2005, Biologi Tanah, Jakarta: Raja Grafindo Press.

Hasni Ruslan, 2009, Komposisi dan Keanekaragaman Serangga Permukaan Tanah pada Habitat Hutan Homogen dan Heterogen di Pusat Pendidikan Konservasi Alam (Ppka) Bodogol, Sukabumi, Jawa Barat, Vis Vitalis, Vol. 2, No. 1.

Muhammad Nurdin. S, 2000, Ekologi Hewan Tanah, Jakarta: Bumi Aksara.

Nurdin, Muhammad Suin, 1992, “Serangga permukaan tanah di Ladang serta Belukar dan Hutan Didekatnya Di Bukit Pinang-Pinang Padang Sumatera Barat,” Jurnal Matematika dan Pengetahuan Alam, Vol. 2 , No. 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.