ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN TRIPA KABUPATEN NAGAN RAYA

Rita Oktavia

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep konservasi sumber daya alam pada masyarakat Tripa Kabupaten Nagan Raya. Penelitian dilaksanakan di kecamatan Tripa Kabupaten Nagan raya pada bulan Maret-April 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Adapun pendekatan penelitian adalah secara kuantitatif. Sampel dalam penelitian  berjumlah 50 orang. Adapun sampel adalah  masyarakat pada beberapa desa di kecamatan Tripa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Adapun hasil angket akan di analisis menggunakan Nilai rata-rata dan porsentase. Untuk mendapatkan kategori  tingkat pemahaman masyarakat terhadap konsep konservasi maka digunakan rumus kategori jenjang. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pemahaman masyarakat adalah 52,64. Berdasarkan kategori jenjang didapatkan bahwa pemahaman masyarakat terendah berada pada kategori ≤45. Pemahaman sedang berada pada kategori nilai 45-75. Sedangkan pada pemahaman tinggi pada kategori ≥75. Berdasarkan analisis data kategori pemahaman rendah 21 orang sebesar 42%. Kategori pemahaman sedang sebanyak 22 orang atau sebesar 44%. Sementara yang memperoleh kategori tinggi sebanyak 7 orang atau 14%. Dapat disimpulkan analisis pemahaman   konsep konservasi sumber daya alam pada  masyarakat  di  kecamatan tripa kabupaten nagan raya dalam kategori sedang.


Full Text:

PDF

References


Denny, dan Kalima,T. 2016. Keanekaragaman tumbuhan obat pada hutan rawa gambut punggualas. Taman nasional sebangau, kalimantan tengah. Buletin Plasma Nutfah. Vol 22 No 2: 137-148.

Djufri. 2013. Komposisi Flora Kawasan rawa Tripa di Kabupaten Aceh Barat. Jurnal EduBio tropika. Vol 1. No 1:6-13.

Herman. 2016. Upaya konservasi dan rehabilitasi lahan gambut melalui pengembangan industri perkebaunan sagu. Prosiding SemNas Lahan basah Vol 1: 54-61.

Kelompok kerja pengelolaan lahan gambut nasional. 2006. Strategi dan rencana tindak nasional pengelolaaan lahan gambut berkelanjutan.

Kusmana,C. 2015. Keanekaragaman hayati (biodiversitas) sebagai elemen kunci ekosistem kota hijau. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON. Vol 1, Nomor 8: 1747-1755.

Maridi. 2015. Mengangkat budaya dan kearifan lokal dalam sistem konservasi tanah dan air. Seminar nasional XII Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Nugroho, AW. 2011. Struktur vegetasi dan komposisi jenis pada hutan rawa gambut di resort Habaring Hurung, Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah. Peneliti Balai teknologi Konservasi sumber daya alam. Kalimantan.

Rachman,M. 2012. Konservasi Nilai dan Warisan Budaya. Indonesian Journal of Consevation. Vol. 1 No 1. Juni. (30-39).

Randi,A., Manurung, TF., Siahan,S. 2014. Identifikasi jenis-jenis pohon penyusun vegetasi gambut taman nasional danau sentarum kabupaten kapuas hulu. Jurnal Hutan Lestari.

Siregar,P. 2009. Konservasi sebagai upaya mencegah konflik manusia-satwa.

Syakir, M.2016. Rehabilitasi dan Pengelolaan Lahan Gambut Bekelanjutan. Keynote speech kepala Badan Penelitian Pengembangan Pertanian pada Kongres Nasional VII Perkumpulan Masyarakat Gambut Indonesia (HGI) dan Seminar Pengelolaan Lahan Sub-optimal Secara Berkelanjutan, Bogor, 26-28 Oktober 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.