INQUIRY LABORATORY SEBAGAI ALTERNATIF INOVASI KEGIATAN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA TINGKAT DASAR

Rahmi Rahmi, M. Rezeki Muamar

Abstract


Biologi umum merupakan mata kuliah yang memiliki materi indentik dengan praktikum, berdasarkan hasil pengamatan awal, 20% mahasiswa belum memiliki pemahaman dalam melakukan kerja ilmiah dalam ber-inquiry melalui praktikum. Secara khusus penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan inquiry laboratory melalui kegiatan praktikum terhadap hasil belajar biologi. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester I FKIP Biologi Universitas Almuslim, pengambilan data dilakukan pada bulan Maret-Juni 2017, penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan populasi seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah biologi umum berjumlah 40 orang. Sedangkan sampel penelitian adalah keseluruhan dari populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan pengisian LKM atau panduan praktikum, untuk melihat hasil inquiry mahasiswa melalui praktikum, sedangkan instrumen menggunakan tes untuk mengukur hasil belajar mahasiswa, kemudian data dianalisis secara statistik dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan inquiry laboratory mahasiswa melalui praktikum dapat di kategori baik dengan perolehan skor > 65 sebesar 77% dari jumlah mahasiswa (2) sedangkan hasil belajar mahasiswa yang diperoleh melalui praktikum pada mata kuliah biologi umum, dengan menggunakan taraf sigfikan α= 0,05, maka di peroleh thitung ≥ ttable yaitu 1,83 ≥ 1,67, sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan mahasiswa melalui inquiry laboratory pada kegiatan praktikum dan hasil belajar pada mata kuliah biologi dasar sudah efektif.


Full Text:

PDF

References


Duit, R. 2011. Science Education Research Internationally: Conceptions, Research Methods, Domains of Research, Eurasia Journal of Mathematics, Science &Technology Education, 2011, 3(1), 3-15

Khamidah, N & Aprilia, N. 2014. Evaluasi Program Pelaksanaan Praktikum Biologi kelas XI SMA Se- Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta semester II tahun Ajaran 2013/2014. JUPEMASI-PBIO, 1(1): 5-8. Universitas ahmad dahlan.Yogyakarta.

Muamar, M, R & Rahmi, 2016. Analisis Keterampilan Proses sains dan Keterampilan Kognitif Siswa melalui Metode praktikum Biologi pada Sub Materi Schizophyta dan Thallophyta. Jurnal Pendidikan Almuslim, vol 5, no 1 Januari 2017. ISSN: 2338-7394. Hal 01-10.

Purwanto, dkk. 2013. Analisis Kemampuan Inkuiri dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Model Pembelajaran berbasis Model Hierarki Of Inquiry. Prosiding Pertemuan Ilmiah XXVII HFI Jateng & DIY, Solo, 23 Maret 2013. ISSN : 0853-0823.

Rahmi. 2016. Analisis keterampilan Psikomotorik untuk membangun literasi biologi siswa melalui kegiatan laboratorium. Jurnal edukasi dan sains biologi, Volume VI, No I, Mei 2017. Hal 06-08.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Susanto A V, Suciati, Nurmiyati, 2015. Penerapan Bounded Inquiry Laboratory Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains peserta Didik Kelas XI MIA 2 SMAN 1 Sukoharjo. Bio-Pedagogi Volume 4, Nomor 2. Hal. 5-9.

Trianto 2009. Mendesaian Model-Model Pembelajaran Inovatif/Progresif. Jakarta: Predana Media Group.

Wenning, C. J. 2010. Levels of inquiry: Using inquiry spectrum learning sequences to teach science. Journal Physics Teacher of Education vol 5 no 4 hal 11-19.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.