PENGALAMAN ORANGTUA DALAM MENGASUH ANAK AUTIS DI KOTA BANDA ACEH

Rosmala Dewi, Inayatillah Inayatillah, Rischa Yullyana

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman orang tua dalam mengasuh anak autis. Bagaimana sikap ayah dan ibu ketika mengetahui anaknya autis? Apa saja upaya yang dilakukan ayah dan ibu dalam mengasuh anak autis? Apa saja kendala yang dihadapi ayah dan ibu dalam mengasuh anak autis? Permasalahan ini berangkat dari fenomena meningkatnya jumlah anak penderita autis di Indonesia khususnya Aceh sementara pengetahuan masyarakat Aceh tentang autis masih sangat minim apalagi ketrampilan dalam mengasuh anak autis. Oleh karena itu penelitian ini diharapkan dapat dijadikan lesson learned bagi orangtua yang mempunyai anak autis. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dan informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam pada orangtua yang mempunyai anak autis di Kota Banda Aceh. Analisa data dilakukan dari sejak awal penelitian sampai dengan pelaporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua orangtua mengetahui anaknya menderita autis sejak lahir. Demikian juga dengan sikap dan penerimaan orangtua beragam bentuknya ketika mengetahui anaknya menderita autis. Konsekuensi dari sikap dan penerimaan orangtua ini akan sangat mempengaruhi pola asuh orangtua terhadap anak penderita autis. Pola asuh anak autis memiliki bentuk dan cara yang spesifik karena mereka memiliki keterbatasan dalam kontak mata, pendengaran dan komunikasi sehingga orangtua dituntut untuk mampu melatih kemandirian anak dalam melakukan aktivitas kesehariannya dengan pendisiplinan dan kepatuhan serta juga dengan memperhatikan nutrisi yang boleh dikonsumsi. Untuk mengatasi beragam permasalahan terkait pola asuh anak autis maka orangtua anak autis perlu mendapat dukungan dari keluarga besar, masyarakat, dan pemerintah terkait kebutuhan informasi dan fasilitas dalam mengasuh anak autis.

Keywords


pengalaman orangtua; mengasuh; anak autis;

Full Text:

PDF

References


Agus Sunarya. (2004). Terapi Autisme., Anak Berbakat, dan Anak Hiperaktif. Jakarta: Progres.

Asmaliyah. (2009). Skripsi. Hubungan Antara Persepsi Remaja Awal Terhadap Pola Asuh Orang Tua Otoriter dengan Motivasi Berprestasi. Yogyakarta. Universitas Islam Negeri Yogyakarta.

Chappel, M.J. (1996). The relationship between spirituality and depression in family caregivers of the elderly [paper 289 diunduh dari works at: http://scholarworks.gvsu.edu/theses]. Tesis master: Grand Valley State University.

Casmini. (2007). Emotologi Parenting Dasar-Dasar Pengasuhan Kecerdasan Emosi Anak. Yogyakrta: P_Idea (kelompok pilar media).

Desy Sulistyo Wardani. (2009). Strategi Coping Orangtua Menghadapi Anak Autis, Indigenous Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi, 11 (1), 26-35.

Galih Veskariyanti. (2008). 12 Terapi Autis paling Efektif dan Hemat. Yogyakarta: Galang Press.

Hadis, A. (2006). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Autistik. Bandung: Alfabeta.

Hurlock, E. (2002). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan Edisi 5 (Terjemahan oleh Istiwidayanti). Jakarta: Erlangga.

Joko Yuwono. (2009). Memahami Anak Autis Berkebutuhan Khusus (ABK). Jakarta : Alfabeta.

Kubler Ross, E. (2008). On Life After Death Revised. In A. Kusumawardani, Persepsi Keluarga dalam Merawat Klien Gangguan Jiwa: Skizofrenia yang Mengalami Kekambuhan di RSUD Banyumas. Cilacap: Keperawatan, STIKES Al- Irsyad Al Islamiyyah.

Luong, J., Yoder, M. K., & Canham, D. (2009). Southeast Asian parents raising a child with autism: A qualitative investigation of coping styles. The Journal of School Nursing, 25(3), 222-229.

Mirza Maulana. (2008). Anak Autis: Mendidik Anak Autis dengan Gangguan Mental Lain Menuju Anak Cerdas dan Sehat. Yogyakarta : Katahati.

Mussen, P. H., Conger, j.j., Kagan, J. & Huston, C. A. (1994). Perekembangan dan Kepribadian anak. Jakarta: Penerbit Arcan.

Noor, Rohinah. (2012). Mengembangkan Karakter Anak Secara Efektif Di Sekolah Dan di Rumah. Yogyakarta: Pedagogia.

Pamuji. (2007). Model Terapi Terpadu Bagi Anak Autis. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.

Purwandari. Kebutuhan Sosio Psikologis Anak Berkesulitan Belajar. (2001). Yogyakarta: FIP UNY.

Sarasvati. (2004). Meniti Pelangi: Perjalanan ibu yang tak kenal menyerah dalam membimbing putranya keluar dari belenggu ADHD dan autisme. Jakarta: PT. Elek Media Komputindo.

Sicillya E. Boham. (2013). Pola Komunikasi Orangtua dengan Anak Autis, Journal, 2 (4).

Siti Mumun Muniroh. (2010). Dinamika Resiliensi Orangtua Anak Autis, Jurnal Penelitian, 7 (2), 1-11.

Sri Rachmayanti dan Anita Zulkaida. (2007). Penerimaan Diri Orangtua Terhadap Anak Autisme dan Peranannya dalam Terapi Autisme, Jurnal Psikologi, 1 (1), 7-17.

Tarsis Tarmuji. (2001). Hubungan Pola Asuh Orang Terhadap Agresifitas Remaja. Diakses dari http/www.pdk.go.id/jurnal/37/hub. Pola Asuh Orang Tua

Tin Suharmini. (2009). Psikologi Anak berkebutuhan Khusus. Yogyakarta : Kanwa Publisher.

Tri Marsiyanti dan Farida H. (2000). Psikologi Keluarga. Yogyakarta: Fakultas Pendidikan UNY.

Twoy, R., Connolly, P. M., & Novak, J. M. (2007). Coping strategies used by parents of children with autism. Journal of the American Academy of Nurse Practitioners, 19(5), 251-260.

Williams, J.C. & Lynn, J.S. (2010). Acceptance: An historical and conceptual review. Journal of Imagination, Cognition and Personality, 30(1), 5-56, doi 10.2190/IC.30.1.c.

Y. Handojo. (2004). Autis Petunjuk dan Pedoman Praktis untuk Mengajar Anak Normal, Autis dan Perilaku lain. Jakarta : Buana Ilmu Populer Kelompok Gramedia.

Yosfan Azwandi. (2005). Mengenal dan Membantu Penyandang Autism. Jakarta: Depdiknas Dirjendikti Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Kependidikan Perguruan Tinggi




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/psikoislamedia.v3i2.5625

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
All Publications


PSIKOISLAMEDIA
© Psikoislamedia:  Published by Faculty of Psychology UIN Ar-Raniry;
All right reserved 2017

​

Indexed By:

          

Flag Counter