MENJADI JANDA DI KAMPUNG JANDA: NARASI HISTORIS PEREMPUAN KORBAN KONFLIK DI PIDIE JAYA

Muhammad Yunus

Abstract


Penelitian ini dengan judul Narasi dan Resolusi Konflik dalam Memori Perempuan Aceh (Kajian Historis Survivenya Perempuan di Gampong Janda Pidie Jaya) mengkaji dan membicarakan tentang bagaimana perempuan Aceh hidup dan survive dalam daerah konflik bersenjata antara pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) selama periode konflik Aceh 1989-2004, yang direpresentasi oleh tiga perempuan Gampong Cot Keng di Kabupaten Pidie Jaya sebagai sumber utama. Tujuan penelitian adalah untuk menarasikan, bagaimana mereka survive dalam konflik, apa saja yang dilakukan agar mereka bertahan hidup dalam konflik baik personal dan keluarga, adakah mereka melakukan usaha-usaha untuk memulihkan diri dari dampak konflik baik secara personel maupun ramai-ramai, adakah mereka melakukan usaha-usaha untuk menyelesaikan konflik di wilayah mereka termasuk menuntut keadilan dan mendokumentasi peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi di Aceh khusus peristiwa konflik aceh 1989-2004 yang berbasis pada memori masyarakat aceh khususnya perempuan. Dengan menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitis, yaitu penelitian yang dimaksudkan sebagai upaya eksplorasi mengenai suatu kenyataan social dalam perspektif sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan merupakan yang paling lemah ketika konflik berlangsung karena ketidakmampuan mereka untuk berpindah ke tempat lebih aman untuk melindungi diri dari ancaman kekerasan seperti uapaya yang dilakukan oleh laki-laki, disebabkan karena tanggungjawab mereka terhadap anak, keluarga dan harta benda. Di sisi lain keyakinan dan aktivitas keagamaan sangat membantu para perempuan dalam melawan ketakutan ketika periode konflik berlangsung dan membantu memulihkan trauma akibat konflik.

Keywords


Konflik, Perempuan Aceh, Kekerasan

Full Text:

PDF

References


Al Chaidar, dkk. (1999). Aceh Bersimbah Darah. Jakarta: Pustaka Al Kausar

Anonimos (Buklet). (2004). Korban Dan Kesaksian: Perempuan Aceh. Sydney: eye On Aceh

Bambang Wahyudi. (2013). Resolusi Konflik Untuk Aceh. Jakarta: Makmur Cahya Ilmu

Burhan Bungin. (2010). FGD untuk Analisa Data Kualitatif, dalam Analisa Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Press

Faisal. (1989). Format-Format Penelitian Sosial. Jakarta: Rajawali

George Ritzer dan Douglas J. Goodman. (2012). Teori Sosiologi.

Yogyakarta: Kreasi Wacana

Irawan Saptono. (2004). Penghilangan Paksa dan Eksekusi di Luar Perintah Pengadilan: Metode Teror. Jakarta, ELSAM

John W. Creswell. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Jakarta: Pustaka Pelajar

Kontras. (2006). Aceh; Damai Dalam Keadilan?Mengungkap Kekerasan Masa Lalu. Jakarta: Kontras

Marty Mawarpury. (2018). Analisis Koping dan Pertumbuhan Pasca-trauma pada Masyarakat Terpapar Konflik, Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, Vol 3, No 2

Mely G. Tan. (1991) Masalah Perencanaan Penelitian, dalam Koentjaraningrat, Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Musa AM. (2017). Sang Kombatan. Banda Aceh: PT. Aceh Media Group

Nashirun Marzuki, dkk., Ed. (2011) Fakta Bicara. Banda Aceh: Koalisi NGO HAM Aceh

Ruth Indiah Rahayu. (2014). Gerakan Perempuan Indonesia dalam Belenggu Historiografi Indonesia-Androsentris, Dipresentasikan pada sesi “Sejarah Gerakan Perepuan Indonesia”, Pelatihan Dasar Gender, Seksualitas dan Maskulinitas, di GG. House, Gadog, Kabupaten Bogor, 20 - 23 Maret 2014

Saskia E. Wieringa. (1999). Penghancuran Gerakan Perempuan di Indonesia. Jakarta: Garba Budaya

Tim penulis. (2012). Kekerasan terhadap Perempuan di Aceh. Jakarta: Komnas Perempuan dan Jaringan Pemantauan

A. Majalah/Tabloid/Koran

Majalah Gatra, Edisi 22 Desember 1999

Majalah Tempo, edisi 25 Januari 1999

B. Daftar Wawancara:

Wawancara dengan Siti Aminah, pada 20 Februari 2020, di SD Cot Keng, Kecamatan Bandar Dua Pidie Jaya

Wawancara dengan Juwairiyah, pada 20 Februari 2020, di rumah Gampong Cot Keng, Kecamatan Bandar Dua Pidie Jaya

Wawancara dengan Nur Azizah, pada 20 Februari 2020, di SD Cot Keng, Kecamatan Bandar Dua Pidie Jaya

C. Internet

http://kontras.org/backup/home/index.php?module=berita &id=193,

http://arsip.gatra.com/2002-12-22/majalah/artikel.php?pil=23&id=36678,

https://journal.uny.ac.id/index.php/mozaik/article/download/449 0/3889,




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/adabiya.v23i2.10265

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 Jurnal Adabiya : Published by Faculty of Literature and Humaniora in cooperation with Center for Research and Community Service (LP2M), UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.



indexed by:    

                

Free counters!