TRANSFORMASI TRADISI AKADEMIK ISLAM DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP RESOLUSI KONFLIK AGAMA DI ACEH

Mumtazul Fikri

Abstract


Beberapa tahun terakhir ini telah terjadi kasus-kasus penting terkait kontestasi lintas mazhab Islam di Aceh. Kasus tersebut tidak dapat dianalisis sebagai fenomena sederhana, tetapi merupakan warisan sejarah dari konflik agama yang terjadi di Aceh sejak periode Kesultanan Aceh Darussalam hingga periode pasca tsunami dan konflik. Tulisan ini diawali dengan uraian fakta sejarah tentang khazanah keilmuan Islam di Aceh, sejarah konflik-konflik agama yang terjadi pada empat periode peradaban Islam di Aceh, dan transformasi tradisi akademik Islam serta kontribusinya terhadap resolusi konflik agama di Aceh. Tulisan ini merupakan hasil penelitian penulis yang menunjukkan bahwa, transformasi tradisi akademik Islam di Aceh terjadi dari sakral-literal ke profan-kontekstual. Adapun kontribusi tradisi akademik Islam terhadap resolusi konflik agama di Aceh sebagai berikut; (1) meredam pemberontakan terhadap Sultan pada periode kesultanan Aceh Darussalam;(2) mensyiarkan spirit jihad dan menjaga keteguhan iman orang Aceh pada periode penjajahan Belanda;(3) meredam potensi konflik melalui pengembangan kelembagaan dayah dan madrasah pada periode pasca kemerdekaan;(4) meredam potensi konflik melalui pengembangan kelembagaan dan media multimedia pada periode pasca tsunami-konflik.

Keywords


transformasi; kontribusi; tradisi akademik; resolusi konflik

Full Text:

PDF

References


A. Hasjmy, 59 Tahun Aceh Merdeka di bawah Pemerintahan Ratu, Cet. I,Jakarta: Penerbit Bulan Bintang, 1977.

A. Hasjmy, Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda, Jakarta: Penerbit Bulan Bintang, Cet. I, 1977.

A. Hasjmy, Kebudayaan Aceh dalam Sejarah, Cet. I, Jakarta: Penerbit Beuna, 1983.

Abdul Hadi, “Dinamika Sistem Institusi Pendidikan di Aceh†dalam Jurnal Ilmiah Peuradeun, Vol. 2., No. 3, September 2014.

Abdullah Arif, Disekitar Peristiwa Pengchianat Tjoembok, Koetaradja: Semangat Merdeka, 1946.

Arab Saudi Bangun Kampus Pendidikan Islam di Aceh, Harian Serambi Indonesia Edisi Jumat, 7 September 2012.

Edwar Djamaris dan Saksono Prijanto, Hamzah Fansuri dan Nuruddin Ar-Raniri, Jakarta: Proyek Pengembangan Media Kebudayaan Dirjen Kebudayaan, 1995/1996.

Fatih Billingual School History, http://fatih.sch.id/about-us/history, diakses pada 8 Agustus 2016.

Geografis Aceh, http://acehprov. go. id/profil/ read/2014/01/30/11/geografis-aceh. html, diakses pada tanggal 16 Juli 2016.

Hamdiah A. Latif, Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA): Its Contributions to Educational Reforms in Aceh, Thesis, Montreal: Institute of Islamic Studies McGill University, 1992.

Hermansyah dan Nasruddin, Benteng Kesultanan Aceh: Kajian Filologi, Arkeologi dan Topografi, Banda Aceh: Bandar Publishing dan PDIA, 2013.

Ibrahim Alfian, Perang di Jalan Allah: Perang Aceh 1873-1912, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1987.

Ibrahim Alfian, Sastra Perang: Sebuah Pembicaraan Mengenai Hikayat Perang Sabil, Jakarta: Balai Pustaka, 1992.

Inilah Dasar Mesjid Raya Baiturrahman diambil Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, http://www. acehterkini. com/2015/06/inilah-dasar-mesjid-raya-baiturrahman. html, diakses pada tanggal 15 Juli 2016.

Innalillah! Pengurus Masjid Raya Hentikan Pengajian Tastafi Ulama Dayah, http://www. voa-islam. com/read/indone siana/2014/12/23/34650/innalillahi-pe ngurus-masjid-raya-hentikan-pengajian-tastafi-ulama-dayah/#sthash. 1VMVRm 5W. dpbs, diakses pada tanggal 15 Juli 2016.

Ismail Sofyan, dkk., Perang Kolonial Belanda di Aceh, Cet. I., Banda Aceh: Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh, 1977.

Lembaga Bahtsul Masail MUDI MESRA, http://lbm.mudimesra.com/p/lbmmudi mesramobile, diakses pada 8 Agustus 2016.

LIPIA Buka Pendaftaran untuk Mahasiswa dari Barat Selatan Aceh, http://mpdacehbarat. or. id/lipia-buka-pendaftaran-untuk-mahasiswa-dari-barat-selatan-aceh, diakses pada 8 Agustus 2016.

Majalah Sinar Darussalam, No. 17, Edisi September 1969, Penerbit Yayasan Pembina Darussalam, Banda Aceh.

Marzuki Abubakar, Pesantren di Aceh: Perubahan, Aktualisasi dan Pengembangan, Yogyakarta: Kaukaba, 2015.

Mohammad Said, Aceh Sepanjang Abad, Jilid 1, Cet. 2, Medan: Penerbit Waspada, 1981.

Mohammad Said, Aceh Sepanjang Abad, Jilid 2, Medan: Penerbit Waspada, 1985.

Mumtazul Fikri, Muslim in Non Muslim School: Harmony Construction in Islam-Budhha Relation at Christian Methodist Collage in Banda Aceh, Artikel dipresentasikan pada Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XV di Manado, Sulawesi Tenggara pada 3-6 September 2015.

Naquib Al-Attas, Raniri and Wujudiyyah of 17th Century Acheh, Singapore: Malaysian Branch, Royal Asiatic Society, 1966.

Profil Institut Agama Islam Al-Aziziyah, http://iaia.ac.id/id, diakses pada 8 Agustus 2016.

Ribuan Santri Demo Kantor Gubernur Aceh, http://aceh. antaranews. com/berita/26641/ribuan-santri-demo-kantor-gubernur-aceh, diakses pada tanggal 15 Juli 2016.

Salat Jumat di Masjid Al-Izzah Aceh Utara Ricuh, http://www. ajnn. net/news/shalat-jumat-di-masjid-al-izzah-aceh-utara-ricuh/index. html?1462066680000, diakses pada tanggal 15 Juli 2016.

Snouck Hurgronje, Aceh di Mata Kolonialis, Jilid I., Cet. I., terj. Singarimbun, dkk, Jakarta: Yayasan Soko Guru, 1985.

T. Iskandar, Bustanus Salatin, Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka, 1966.

Teuku Rahmad Danil Cotseurani, Mengapa Abu Beureueh Tidak Ada di Poster Ulama Aceh?, Rubrik Droe Keu Droe, Harian Serambi Indonesia Edisi Jum’at, 12 Juni 2015.

Umat Islam Mengepung Markas Wahabi Ma’had As-Sunnah, http://www. muslim medianews. com/2015/08/umat-islam-aceh-mengepung-markas-wahabi. html, diakses pada tanggal 15 Juli 2016.

Warga Banda Aceh Larut Antusias Ikuti Pengajian Tastafi, http://www. hidayatul lah. com/berita/berita-dari-anda/read/ 2014/03/09/17824/warga-banda-aceh-antusias-ikurti-pengajian-tastafi. html diakses pada 8 Agustus 2016


Refbacks

  • There are currently no refbacks.