Advokasi terhadap Komunitas Difabel Anak Jalanan dan Remaja Jalanan (Refleksi Praktik Bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta)

Sabirin Sabirin

Abstract


Anak jalanan dan remaja jalanan adalah komunitas marjinal yang merupakan fakta sejarah tak terbantahkan di Republik ini. Demikian juga dengan penyandang cacat (difabel) yang pada tahun 2007 mencapai 7,8 juta jiwa. Mereka menjadi asing di negara ini, mungkin kita masih belum bisa bersikap ramah terhadap mereka. Terbukti keberadaan mereka selalu saja mendapat sorotan miring, baik oleh pemerintah maupun lingkungan sekitar. Adanya advokasi terhadap komunitas difabel adalah sesuatu yang layak untuk kita dukung dan perjuangkan, sebagaimana amanat Konstitusi di Republik ini pada pemerintah dan segenap Bangsa Indonesia.

Key word: Anak jalanan, remaja jalanan, difabel dan advokasi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22373/albayan.v19i28.105

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

©Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah. Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with Faculty of Da'wah And Communication, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.