PESIJUEK SEBAGAI MEDIA DAKWAH DI ACEH

Sakdiah Sakdiah, Yunaidi Yunaidi

Abstract


Budaya Peusijuek dalam masyarakat Aceh telah menjadi suatu amalan yang turun temurun dan tidak mungkin terhapus, bahkan senantiasa mengiringi setiap upacara, apakah sosio-budaya, sosio-kemasyarakatan maupun sosio-keagamaan. Contohnya orang yang melakukan ibadah haji juga tidak terlepas dari upacara peusijuek bahkan ketika pulang melaksanakan ibadah haji juga disambut dengan upacara peusijuek. Upacara peusijuek yang dilakukan masyarakat Aceh disesuaikan dengan tuntutan adat masing-masing daerah, masyarakat mempercayai bahwa jika segala sesuatu tanpa dibarengi dengan peusijuek, maka sesuatu yang buruk akan terjadi nantinya, peusijuek menjadi hal yang sangat bermakna dan sangat sakral bagi masyarakat Aceh dan diyakini sebagai ritual yang berkaitan dengan keagamaan, sehingga peusijuek menjadi budaya yang sangat sukar untuk dipisahkan dari masyarakat Aceh pada umumnya. Sebagaimana yang kita lihat sekarang yang berkembang di dalam masyarakat, peusijuek adalah suatu budaya yang tidak boleh ditinggalkan oleh masyarakat, khususnya kalangan awam, sebagaimana kita ketahui bahwa budaya peusijuek selain dipraktikkan oleh masyarakat Aceh yang khas budaya keislamannya, budaya ini juga dilakukan oleh masyarakat di luar Aceh salah satunya Hindu. Dan orang yang melakukan peusijuek bukan hanya kalangan awam tetapi juga tokoh agama, cendikiawan, dan ulama-ulama juga ikut melakukannya. Ajaran Islam konsepsi yang sempurna dan komprehensif, karena ia meliputi segala aspek kehidupan yang sempurna yang meliputi segala aspek kehidupan manusia, baik yang bersifat duniawi maupun ukhrawi. Sedangkan aspek sosiologi, Islam merupakan fenomena peradaban, kultural, dan realitas sosial dalam kehidupan manusia. Salah satu aktivitas keagamaan yang secara langsung digunakan untuk mensosialisasikan ajaran Islam bagi penganutnya dan umad manusia pada umumnya adalah aktivitas dakwah. Aktivitas ini dilakukan baik melalui lisan, tulisan, maupun perbuatan nyata.

Full Text:

PDF

References


Abdul Wahab Seulimum, Tata Cara Peusijuk dan doa-doa lainnya, TT .

Agus Budi Wibowo, Sari Informasi Budaya : Peusijuek Dalam Masyarakat Aceh, Banda Aceh: Balai Pelestarian Nilai Budaya, 2013.

Al-Qur’an dan Terjemahannya, Departemen Agama Republik Indonesia.

Al Farisi, Amir Ala’uddin Ali bin Balban, Shahih Ibnu Hibban, Jakarta : Pustaka Azzam, 2007.

Badruzzaman Ismail, Mesjid dan Adat Meunasah Sebagai Sumber Energi Budaya Aceh, Banda Aceh : Majelis Pendidikan Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, 2002.

Badruzzaman Ismail, Panduan Adat Dalam Masyarakat Aceh, Banda Aceh : Majelis Adat Aceh Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, 2009.

Darwis A. Soelaiman, Kompilasi Adat Aceh, Banda Aceh : Pusat Studi Melayu Aceh, 2011.

Essi Hemaliza, Peumulia Jamee, Banda Aceh : Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional, 2011.

Fathul Bahri An-Nabiry, Meniti Jalan Dakwah Bekal Perjuangan Para Da’i, Jakarta : AMZAH, 2008.

Hasil wawancara dengan Tgk Abu Saman (Tgk sekaligus tokoh masyarakat), Tanggal 8 September 2014.

Hasil wawancara dengan Tgk. Hamzah (Pimpinan Mimbariyah), Tanggal 17 Agustus 2014.

Hasil wawancara dengan Tgk. Muktar, Tanggal 19 Agustus 2014.

Samsul Munir Amin, Rekonstruksi Pemikiran Dakwah Islam, Jakarta : AMZAH, 2008.

Syukri Syamaun, dalam Ilmu Dakwah Perspektif Gender, Banda Aceh : Bandar Publishing, 2009.

Moh. Ali Azis, Ilmu Dakwah.

Muliadi Kurdi, Falsafah Peusijuek Masyarakat Aceh, Banda Aceh :LKAS, 2012.

M. Jakfar Abdullah, Diantara Agama dan Budaya Suatu Analisis Tentang Peusijuek di Nanggroe Aceh Darussalam, Universitas Sain Malaysia, 2007.

M. Munir, Manajemen Dakwah, Jakarta : Kencana Media Group, 2006.

Jasafat, dkk, Dakwah Media Aktualisasi Syariat Islam, Banda Aceh : Dinas Syariat Islam Aceh, 2011.

http://kitab-kuneng.Blogspov.Com/2011/08/tepung-tawarpeusijeukmenurut- hukum.html, diakses 10-11-2013

http://fardelynhacky.blogspot.com/2012/06/peusijuk.html, diakses 13 maret 2014

Yusri Yusuf, Kearifan Lokal Masyarakat Aceh, Banda Aceh: Majelis Adat Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, 2008.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/albayan.v21i31.147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

©Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah. Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with Faculty of Da'wah And Communication, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.