PELUANG DAN TANTANGAN PELAKSANAAN WISATA DI KOTA SABANG

zalikha zalikha

Abstract


Tulisan ini mengangakat topik “Peluang dan Tantangan Pelaksanaan Wisata di Kota Sabangâ€. Sebagaimana diketahui, Sabang merupaka suatu wilayah yang berpotensi dalam pengembangan dunia kepariwisataan. Wilayah Sabang yang masih dalam kawasan Provinsi Aceh, tentu masyarakatnya muslim (Islam) hamper seluruhnya, dan wilayah ini berlaku Syariat Islam sebagaimana Aceh pada keseluruhannya. Pada saat ini, kegiatan wisata adalah sebuah keniscayaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa peluang dan tantangan yang dihadapi oleh dinas terkait (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang dan Dinas Syariat Islam Kota Sabang), dalam pelaksanaan Kota Sabang sebagai kota wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Objek penelitian ini adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang dan Dinas Syariat Islam Kota Sabang, serta beberapa warga Sabang yang dianggap dapat mewakili data dalam penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi dan wawancara. Sumber datanya adalah berjumlah 10 orang, yaitu 2 orang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, yang terdiri dari kepala Dinas dan satu orang Kabid, begitu juga dengan Dinas Syariat Islam Kota Sabang. Sedangkan 6 orang lagi dari masyarakat Sabang. Hasil penelitian ini diketahui bahwa, berdasarkan analisis data dan hasil observasi awal, maka dapat dinyatakan bahwa; peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat, hampir semua data yang terkumpul bisa dipastikan jika sektor wisata dikembangkan dan dioptimalkan di Sabang, ekonomi masyarakat akan semakin meningkat/membaik, ini merupakan prospek tercerahkan bagi pemerintah Kota Sabang dan masyarakat Sabang. Adapun tantangan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman tentang Syariat Islam, karena dipandang kepariwisataan itu banyak yang tidak sesuai dengan Syariat, dan wisata ini seakan-akan berkonotasi negatif. Dari temuan data yang dikumpulkan bahwa hampir delapan puluh lima persen mengatakan bahwa antara kepariwisataan dengan berlakunya Syariat Islam tidak bertentangan, cuma sosialisasinya sangat kurang, sehingga masyarakat banyak yang keliru dalam kenyataan sehari-hari.

Kata kunci; Peluang, Tantangan, Wisata dan Sabang.

Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an dan Terjemahnya

Azyumardi Azra, Pendidikan Islam ,Tradisi dan Modernisasi Menuju Melenium Baru, Jakarta: Wacana Ilmu , 1999.

Al-Ustadz Musthafa Masykur, Teladan Di Medan Dakwah, Jakarta: Era Intermedia, 2000.

Burhan Bungin, Penelitian Kualitatif, Jakarta: Putra Grafika, 2007.

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Departeman Pendidikan Nasional, Jakarta: Balai Pustaka, 2001.

Muhammad Ali Aziz, Ilmu Dakwah, Jakarta: Kencana, 2009.

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 1997.

Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Reke Sarasin, 1992.

Jalaluddin Rahmat, Islam Aktual, Bandung: Mizan, 1996.

Kuntowijoyo, Paradigma Islam, Interpretasi Untuk Aksi, Bandung: Mizan, 1991.

M.Quraish Shihab, Membumikan Al-Qur’an, Fungsi Dan Peranan Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat, Bandung: Mizan, 1998

I Gde Pitana, Pengantar Ilmu Pariwisata, Yogyakarta: Andi Press, 2009.

Hardinoto Kusudianto, Perencanaan Pengembangan Destinasi Pariwisata, Jakarta: UI-Press, 1996.

Sanapiah faisal, Format-Format Penelitian Sosial, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.

Sugyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2011.

Wawancara dengan Ibu Zulfi Purnawati, S.Sos, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, Rabu, 23 Oktober 2013.

Wawancara dengan Bapak Alaidinsyah, Sekretaris Dinas Syariat Islam Kota Sabang, Kamis, 24 Oktober 2013.

Wawancara dengan Bapak Sapriadi, Kabid Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, Rabu, 23 Oktober 2013.

Wawancara dengan Bapak Mahmuddin, Kabid Pembinaan Dan Pengembangan Dayah Dinas Syariat Islam Kota Sabang, Kamis, 24 Oktober 2013.

Wawancara dengan Ibu Nursanti, warga desa Ujong Kareng, Kecamatan Sukajaya, Sabang, Kamis, 24 Oktober 2013.

Wawancara dengan Ibu Nurmala, warga desa Ibioh, Kecamatan Sukarya, Sabang, Sabtu, 26 Oktober 2013.

Wawancara dengan Muhammad, warga desa Keunekai, Kecamatan Sukajaya, Sabang, Jum’at, 25 Oktober 2013.

Wawancara dengan Ibu Yusra, warga desa Ie Melee, Kecamatan sukajaya, Sabang, Jum’at, 25 Oktober 2013.

Wawancara dengan Bapak Tarmizi, warga Kota Atas, Kecamatan Sukakarya, Sabang, Jum’at, 25 Oktober 2013.

Wawancara dengan Saifullah, warga desa Kreung Raya, Kecamatan Sukakarya, Sabang, Jum’at, 25 Oktober 2013.

Wawancara dengan Ibu Yusra, warga desa Ie Melee, Kecamatan Sukajaya, Sabang, Jum’at, 25 Oktober 2013.

Kompas.com, Banda Aceh, 25 Mai 2013.

Kompas.com, Banda Aceh, 27 Mai 2013.

Kompas.com, Banda Aceh, 21 September 2012

@budpar.sabangkota.go.id, 20 September 2012.

Jakarta, m.okezone.com. & bb.okezone.com. Rabu, 10 Oktober 2013.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/albayan.v21i31.150

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

©Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah. Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with Faculty of Da'wah And Communication, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.