Pemberdayaan Masyarakat Pascakonflik Berbasis Meunasah

sabirin sabirin

Abstract


Provinsi Aceh, Indonesia yang dilanda konflik sejak tahun 1973 dan berakhir pada tahun 2005 ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) di kota Helsinki, Finlandia. Selama konflik berlangsung di Aceh, sendi kehidupan telah berubah, keamanan tak menentu, kemiskinan merajalela, sehingga untuk memperoleh kehidupan yang aman, damai, tentram dan sejahtera, terasa tidak mungkin untuk diraih. Bencana Tsunami pada 26 Desember 2004 semakin memperparah kehidupan masyarakat, baik dalam bidang sosial-budaya, ekonomi maupun politik. Sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat semakin menurun, yang ditandai dengan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemberdayaan masyarakat pascakonflik di gampong Data Makmur, Blang Bintang-Aceh Besar berbasis meunasah, yang sangat relevan dalam mencari tahu sejauh mana efektivitas pemberdayaan masyarakat di Gampong Data Makmur pascakonflik. Metode penelitian penelitian yang digunakan adalah “kualitatif naturalistik”. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis, dan sosiologis-antropologis. Untuk memperoleh data, penulis terlibat langsung di lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini adalah pemberdayaan masyarakat pascakonflik di gampong Data Makmur tidak berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.

Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Konflik, Gampong dan Meunasah.


Full Text:

PDF

References


Consuelo G. Sevilla dkk. (1993). Pengantar Metode Penelitian, terj. Alimuddin Tuwu, Jakarta: UI Press.

Edi Suharto, (2006). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat; Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial, Bandung: Refika Aditama.

Koentjaraningrat, (1985). Metode-Metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: PT. Gramadia.

M. Burhan Bungin, (2008). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya., Jakarta: Kencana Prenata Media Group.

M. Iqbal Hasan, (2002). Pokok-Pokok Materi: Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, Jakarta: Ghalia Indonesia.

M. Quraisy Syihab, (1995). Membumikan Al-Qur’an, Fungsi dan Peranan Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, cet. ke-10, Bandung: Mizan.

P. Joko Subagyo, (1999). Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, (2010). Blang Bintang dalam Angka 2010, Aceh Besar: Sekretariat Daerah Aceh Besar.

Purwanto, (2007). Instrumen Penelitian Sosial dan Pendidikan; Pengembangan dan Pemanfaatan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suharsimi Arikunto, (2002). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta.

Sulaiman Tripa, Meunasah di Aceh, dalam: www.acehinstitute.org/meunasah, diakses pada tanggal 03 Juli 2008.

Sutrisno Hadi, (2000). Metodologi Penelitian, Yogyakarta: Andi Offset.

Wrihatnolo Randy R., D. Riant Nugroho, (2007). Manajemen Pemberdayaan, Sebuah Pengantar dan Panduan untuk Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/albayan.v25i1.6010

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah. Published by Center for Research and Community Service (LP2M) and Faculty of Da'wah And Communication, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.