EKSEKUSI HUKUMAN QISAS ANTARA TEORI DAN IMPLEMENTASI (Studi Perbandingan Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i)

Erha Saufan Hadana, Harnides Harnides

Abstract


Kajian ini membahas konsep maqashid syari’ah yang berhubungan dengan perlindungan terhadap jiwa manusia, yang dimana setiap pelaku kejahatan terhadap jiwa dikenakan hukuman qisas. Tema ini selalu menjadi pembahasan yang menarik dari kalangan sarjana muslim dan barat, berkaitan dengan term qisas serta implementasinya bagi negara yang menerapkannya. Tulisan ini menggunakan metode analisis komparatif yang bersumber pada data kepustakaan. Dari analis penulis, ditemukan adanya perbedaan pandangan antara ulama Hanfiyah dan ulama Syafi’iyah dalam konsep pelaksanaan eksekusi hukuman qisas. Perbedaan terdapat pada media atau alat yang digunakan dalam menjalankan eksekusi hukuman qisas. Ulama Hanafiyah berpendapat bahwa media pedang sebagai alat yang wajib digunakan dalam menjalankan hukuman qisas. Sedangkan ulama Syafi’iyah mengartikan dalil-dalil yang menjadi rujukan qisas, tidak hanya terbatas pada media pedang, namun tergantung pada media yang digunakan pelaku dalam menjalankan tindak pidananya.     


Full Text:

PDF

References


Abdul Qadir Audah, Al-Tasyri’ Al-Jina’I Al-Islami Muqaranan bil Qanun Al-Wadh’I, Juz II, Beirut: Dar Al-Kitab Al-Arabi, 1992.

Abdurrahman Al-Jaziry, Al-Fiqh Ala Mazahib Al-Arba’ah, Juz V, Beirut: Dar Al-fikri, tt.h.

Ahmad Asy-Syurbasi, Sejarah dan biografi Empat Mazhab, Terj. Sabil Huda, Jakarta: Amzah, 2001.

Ahmad Imam Mawardi, Fiqh Minoritas Fiqh al-Aqlliyat dan Evolusi Maqāṣid al-Syarī’ah dari Konsep ke Pendekatan, Yogyakarta:Lkis, 2010.

Al-Jasash, Ahkam Al-Qur’an, Jilid 1, Beirut: Dar Al-Fikr, 1993.

Ar-Razi, Mukhtar Al-Shihah, Beirut: Dar Al-Fikri,tt.h.

Asafri Jaya Bakri, Konsep Maqāṣid al-Syarī’ah menurut al-syatibi, Jakarta: PT. RajaGrafindo, 1996.

As-Sarakhsy, Al-Mabsuth, Juz XIII, Beirut: Dar Al-Kutub Al-Alamiyah, 1993.

At-Thabary, Jami’ul Bayan, Juz II, Beirut, Al-Halabi wa Syuraka, 1968.

Fathurrahman Djamil, Filsafat Hukum Islam , Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.

Haliman, Hukum Pidana Islam Menurut Ajaran Ahlusunnah, Jakarta: Bulan Bintang, 1971.

Ibnu Hajar ‘Al-Asqalani, Bulughul Maram, Terj. A. Hassan, Bandung: CV. Diponogoro, 1981.

Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, Juz V, Beirut: Dar Al-Fikr, tt.h.

Jaih Mubarok dan Enceng Arif Faizal, Kaidah Fiqh Jinayah: Asas-asas Hukum Pidana Islam, Bandung: Pustaka Bani Quraisy, 2004.

M. Ali Hasan, Perbandingan Mazhab, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1995.

Mohammad Daud Ali, Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2006.

Muhammad Jawad Mughniyah, Fiqih Lima Mazhab: Ja’fari, Hanafi, Maliki, Syafi’I, dan Hambali, ter. Masykur A.B., Afif Muhammad Idrus., Idrus Al-Kaff, Jakarta: Lentera, 2012.

Muhammad Mustafied, dkk,”Peta Pemikiran Ulama Ushul tentang maqāṣid al-Syarī’ah:Menuju Kontekstualisasi dan Reformulasi”, Yogyakarta: Jurnal MLANGI, Volume I No. 3 November 2013.

Muhammad Syukri Albani, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Rajawali Pes, 2013.

Mustafa Al-Maraghiy, Tafsir Al-Maraghiy, Juz II, ter. Bahrun Abu Bakar, Semarang: Toha Putra. 1989.

Sahabuddin, Ensiklopedia Al-Qur’an: Kajian Kosakata, Jakarta: Lantera Hati, 2007.

Sirajuddin Abbas, Sejarah dan Keaguman Mazhab Syafi’I, Jakarta: Pustaka Tarbiah, 1991.

Syaikh Ahmad Farid, Bografi Ulama Salaf, Terj. Masturi Irham, Jakarta: Pustaka al-Kausar, 2006.

Yusuf Qaraḍāwī, Membumikan Syari’at Islam, Bandung: Pustaka Mizan, 2003.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/dusturiyah.v11i1.8791

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Erha Saufan Hadana

Dusturiyah : Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial