Potensi Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Kota Banda Aceh Sebagai Sumber Energi Alternatif (Biodiesel)

Juliansyah Harahap, Yullia Yullia

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan di Kota Banda Aceh, provinsi Aceh dengan mengambil sampel pada sejumlah restoran dan rumah makan berizin di Kota Banda Aceh. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data potensi limbah minyak jelantah yang dihasilkan dari restoran dan rumah makan di Kota Banda Aceh yang nantinya akan dipakai sebagai data awal dalam penentuan kebijakan pengelolaan limbah minyak jelantah sebagai sumber energi alternatif yaitu biodiesel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif dimana untuk mendapatkan jumlah potensi limbah minyak jelantah dilakukan dengan menggunakan metode statistik dengan pengambilan sampel populasi secara acak. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkannya besaran jumlah potensi limbah minyak jelantah yang dihasilkan oleh sebanyak 52 restoran dan rumah makan berizin yang ada di kota Banda Aceh yaitu sebesar 184,956 liter per harinya.

This research was conducted in the city of Banda Aceh, Aceh province by sampling a number of licensed restaurants in the city of Banda Aceh. The main objective of this study was to obtain data on the potential waste of used cooking oil from restaurants in the city of Banda Aceh which would later be used as preliminary data in determining the management policy of waste cooking oil as an alternative energy source, namely biodiesel. The method used in this study was a descriptive analytical method with a quantitative approach where to obtain the potential amount of waste used cooking oil is done using statistical methods with randomly population sampling technique. The results of this study are obtaining the potential amount of waste cooking oil produced by as many as 52 licensed restaurants and food court/shop in the city of Banda Aceh, amount to 184,956 liters per day.


Keywords


limbah minyak jelantah, potensi, pengelolaan

Full Text:

PDF

References


Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banda Aceh, 2016. Statistik Banda Aceh Tahun 2016. Hal. 41. Banda Aceh.

Bararah, V.F., 2011. Kebiasaan Makan Gorengan Orang Indonesia Sudah Mengkhawatirkan. Diakses online tanggal: 1 September 2017. https://health.detik.com/read/2011/03/28/121338/1602645/763/kebiasaan-makan-gorengan-orang-indonesia-sudah-mengkhawatirkan.

Demirbas, Ayhan. 2007. Biodiesel from waste cooking oil via base-catalytic and supercritical methanol transesterification. Energy Conversion and Management 50 (2009) 923-927.

Fauzi, Odi dan Niamul Huda. 2014. Pemanfaatan Biodiesel dan Limbah Produksi. Modul Diklat Teknologi Biodiesel Bagi Guru. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri/TEDC. Bandung.

Firina, A. dkk. 2010. Perilaku Penggunaan Minyak Goreng Serta Pengaruhnya Terhadap Keikutsertaan Program Pengumpulan Minyak Jelantah di Kota Bogor. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen. Hal:184-189. Vol.3 No.2. ISSN: 1907-6037. Bogor.

Geminastiti, 2012; Afriyani, R., 2014. Efisiensi Termal Kompor Tekan Minyak Jelantah (Pengaruh Rasio Optimal Campuran Minyak Jelantah dan Kerosin). Politeknik Negeri Sriwijaya. Palembang.

Ginting, M., dan Herlina. 2002. Lemak dan Minyak. Diktat Kuliah Kimia Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Kimia. Universitas Sumatera Utara. Medan.

IndoEnergi. 2013. Keunggulan dan Kelemahan Biodiesel. Diakses tanggal 19 Desember 2016 dari IndoEnergi Website : http://www.indoenergi.com/2012/04/keunggulan-dan-kelemahan-biodisel.html.

Julianus, Dising. 2006. Optimasi proses Pembuatan Biodiesel dari Minyak Jelantah. Teknik Kimia UKI PAULUS. Makasar.

Kataren, S., 2005. Minyak dan Lemak Pangan. UI Press. Jakarta.

Kotler, P., 2000. Marketing Management; The Millenium Edition. Prentice-Hall Internacional, Inc. New Jersey.

Mahreni, 2010. Peluang dan Tantangan Komersialisasi Biodiesel-Review. Jurnal Exsergi Vol X No 2. Jur. Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri UPN “Veteran”. Yogyakarta.

Mathotra, N.K. and M. Peterson. 2006. Basic Marketing Research: A Decision Making Approach. Prentice Hall. New Jersey.

Nazir, M. 2003. Metode Penelitian. Ghalia. Indonesia.

Paryanto, Imam. 2010. Biofuel Sebagai Sumber Energi Masa Depan. BPPT. Jakarta.

Rukmini, A. 2007. Regenerasi Minyak Goreng Bekas Dengan Arang Sekam Menekan Kerusakan Organ Tubuh. Seminar Nasional Teknologi 2007 (SNT 2007). ISSN: 1978-9777.

Sastrawijaya, A.T. 1991. Pencemaran Lingkungan. PT. Rineka Cipta, Jakarta.

SNI 04-7182-2006, SNI Biodiesel oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Suriyani, Luh De. 2016. Cerita Menarik Pengolahan Jelantah Jadi Biodiesel di Bali. Diakses tanggal 10 Oktober 2018 dari Situs Berita Lingkungan Mongabay Website : http://www.mongabay.co.id/2016/09/02/cerita-menarik-pengolahan-jelantah-jadi-biodiesel-di-bali/.

Travis, M.J., Weisbrod, N., dan Gross, A. 2008. Accumulation of Oil and Greasein Soils Irrigated with Greywater and Their Potential Role in Soil WaterRepellency. Sci Total Environ 2008; 394:68–74.

U.S. Department of Energy, 2006, Biodiesel Handling and Use Guidelines. DOE/GO-102006-2288.

Widodo, Perdana SP., 2011. Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Minyak Jelantah (Waste Cooking Oil) menjadi Biodiesel (Kasus: PT. Bumi Energi Equatorial (BEE) Bogor). Institut Pertanian Bogor. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/ekw.v4i2.3514

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Elkawnie

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ELKAWNIE

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

© Elkawnie : Journal of Islamic Science and Technology 2018. Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Flag Counter