Fortifikasi Tepung Mangrove Dan Kitosan Terhadap Pertumbuhan Penaeus monodon

Herkules Manik, Marniati Solin, Khairul Thami, Fitriani Fitriani

Abstract


Pakan sebagai salah salah satu faktor yang penting untuk peningkatan pertumbuhan dan produktivitas udang. Salah satu pakan yang dapat difortifikasikan dengan pakan udang yaitu tepung magrove dan tepung kitosan yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan udang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung mangrove dan tepung kitosan terhadap pertumbuhan udang windu. Rancangan yang digunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) pola faktorial, dengan 2 faktor perlakuan yaitu tepung mangrove dan tepung kitosan. Pengamatan dilakukan terhadap berat badan dan panjang tubuh udang. Analisis data menggunakan ANOVA pada taraf signifikansi 5% dan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotifikasi tepung mangrove 300 g dan tepung kitosan 300 g  dapat meningkatkan rerata berat badan dan pajang udang windu setelah perlakuan. Semakin banyak tepung mangrove dan tepung kitosan yang ditambahkan pada pakan komersial, maka pertumbuhan udang semakin meningkat.


Keywords


pakan; tepung mangrove; tepung kitosan; udang windu

Full Text:

PDF

References


Aathi, K., Ramasubramanian, V., Uthayakumar, V., and Munirasu, S. (2013). Effect of Chitosan Supplemented Diet on Survival, Growth, Hematological, Biochemical and Immunological Responses of Indian Major Carp Labeorohita. International Research Journal of Pharmacy, 4(5), 141-147.

Agati, G., Azzarello, A., Pollastri, S., and Tattini, M. (2012). Flavonoids as Antioxidants in Plants: Location and Functional Significance. Journal Plant Science, 196, 67–76.

Anna, S. (2010). Udang Vaname. Kanisius. Yogyakarta

Bissinger, R., Modicano, and Lang, F. (2014). Effect of Saponin on Erythrocytes. International Journal of Hematology. 100(2).

Gomez, K., and Gomez, A. (2010). Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian. Edisi Kedua. (Diterjemahkan oleh Endang Sjamsuddin dan Yustika S. Baharsjah). Jakarta: Universitas Indonesia, 98-100.

Khalique, A., Khan, N., Mughal, M. S., and Anjum, K. M. (2010). An Overview on Nutrition and Feeding of Prawn (Penaeus japonicus). Biologia, 56(1), 107-116.

Kulabhusan, P. K., Rajwade, and Hameed, S. A. (2010). Lateral Flow Assay for Rapid Detection of White Spot Syndrome Virus (WSSV) Using a Phage-displayed Peptide as Bio-recognition Probe. Applied Microbiology and Biotechnology, 101(11), 4459–4469.

Lamidi, dan Asmaneli. (1994). Pengaruh Dosis Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Lemak Cheilimus undulates Dalam Karamba Jaring Apung. Jurnal Penelitian Budidaya Pantai, 5(10), 61-67.

Kurniasih, M. dan Kartika, D. (2011). Sintesis dan Karakterisasi Fisika Kimia Kitosan. Jurnal Inovasi, 1, 42-48.

Wibowo, H. (2006). Cara Memilih Benur Vaname Berkualitas. BBAP Situbondo.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/ekw.v5i2.4798

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Herkules Manik

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

ELKAWNIE

Creative Commons License

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

© Elkawnie : Journal of Islamic Science and Technology 2019. Published by Faculty of Science and Technology in cooperation with Center for Research and Community Service (LP2M), UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

View full page view stats report here

Flag Counter