Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Buku Digital
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Anonimus (2014). Buku Digital (Buku Sumber). SEAMOLEC: Jakarta.
Anonimus (2016). Pedoman Pelaksanaan Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2016. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.
Azwardi (2016). Pemuda, Bahasa, dan Literasi. Harian Serambi Indonesia; Banda Aceh.
Doman, Gleen (1991). Mengajar Bayi Anda Membaca, penerjemah Ismail Ibrahim, Jakarta: Gaya Favorit Press.
Ismail, Taufik. 2003. Agar Anak Bangsa Tak Rabuh Membaca, Tak Pincang Mengarang.Yogyakarta: Paperina.
Sutrianto, dkk. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Atas. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Wiedarti, dkk. (2016). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ferguson, B. Information Literacy (A Primer for Teachers, Librarians, and other Informed People). www.bibliotech.us/ pdfs/InfoLit.pdf. (Diakses 10 November 2016)
Anak Indonesia Kedapatan Paling Lama Menonton TV. www.kpi. go. id. (Diakses 1 November 2014)
Minat Baca Masyarakat Masih Rendah. www.wartakota.tribunnews. com. (Diakses 1 November 2014)
Pengenalan e-book. www.ubpress.ub.ac.id. (Diakses 15 November 2016)
Pengertian Budaya Menurut Para Ahli. Error! Hyperlink reference not valid.
Perpusnas: Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Rendah. www.republika.co.id. (Diakses 28 Oktober 2014)
Sejarah dari Jendela Dunia. www.labsky2012.blogspot.co.id. (Diakses 13 November 2016)
Tantangan Pendidikan di Era Digital, Bagaimana Menyikapinya? www.madrasah.kemenag.go.id. (Diakses 15 November 2016)
Teknologi Informasi dan Komunikasi Penting untuk Proses Pembelajaran Masa Kini. www.kemdikbud.go.id . (Diakses 13 November 2016)
DOI: http://dx.doi.org/10.22373/1211
Refbacks
- There are currently no refbacks.