Evaluasi Kinerja Pustakawan Perpustakaan Perguruan Tinggi melalui Standar PAK dan ISO 11620-1998

Yusrawati Yusrawati

Abstract


Evaluasi kinerja pustakawan dalam organisasi perpustakaan ditentukan oleh keberhasilan kompetensi yang dimiliki oleh karyawan dalam menghasilkan kerja. Kenyataan terlihat bahwa kompetensi yang dimiliki oleh pustakawan, saat ini perlu ada peningkatan kompetensi sumber daya pustakawan untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, agar tingkat kesenjangan dalam menjalankan tugas dapat diatasi dengan mempertimbangkan aspek kompetensi yang dimiliki pustakawan dalam meningkatkan kinerjanya. Dalam upaya meningkatkan kecerdasan bangsa, pustakawan dituntut untuk selalu dapat meningkatkan kompetensi agar mampu menjadi profesional. Namun dalam kenyataannya, sering kali pustakawan dalam bekerja tidak mampu memenuhi apa yang sudah dijadikan standar ukuran evaluasi profesionalitas pustakawan. Seharusnya pustakawan dapat meningkatkan profesionalitas melalui pemenuhan akan prestasi kerja sebagai pustakawan. Prestasi kerja pustakawan dapat diukur melalui angka kredit yang dicapai. Di sisi lain, standar yang digunakan dalam evaluasi kinerja pustakawan juga dapat menggunakan indikator kinerja perpustakaan secara umum dan telah dilakukan uji coba dan diterapkan untuk semua jenis perpustakaan di berbagai negara. Dalam ISO 11620-1998 terdapat 5 aspek kegiatan yang dapat diukur dengan menggunakan 23 indikator. Pustakawan selaku pelaku dalam bidang kepustakawanan hendaknya selalu proaktif dengan menggali, mempelajari, dan mendalami KEPMENPAN bidang kepustakawanan, agar karier kepustakawanannya dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan yang berarti.

Full Text:

PDF

References


Abdul Rahman Saleh dan Rita Komalasari, Manajemen Perpustakaan, Jakarta: Universitas Terbuka, 2010.

Australian Library and Information Association (ALIA), Standards, guidelines and benchmarks for public library services in Australia and overseas: a guide to resources, Dalam http://www.alia.org.au/governance/committees/public.libraries/standards.html. Diakses 5/12/2014.

Hermawan S Rachman, Etika Pustakawan dan Kode Etik Pustakawan Indonesia, Jakarta: Sagung Seto, 2010.

Husein Umar, Evaluasi Kinerja, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002.

J. Crawford, Evaluation of library and information services, London: Aslib, 2000.

Jo Bryson, Effective Library and Information Centre Management, USA: Gower Publishing, 1990.

Lasa HS, Kamus Kepustakawanan Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Book Publisher, 2009.

------------, Manajemen Perpustakaan, Yogyakarta: Gama Media, 2005.

Mahmudi, Manajemen Kinerja Sektor Publik, Yogyakarta: UPP YKPN, 2005.

Prawirosemtono, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1994.

Republik Indonesia, Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 132/KEP/M.PAN/12/2002 Tentang Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya, Jakarta: Kemenpan RI, 2002.

Sri Rumani, â€Manajeman Kinerja Pustakawanâ€, Dalam Media Informasi, Volume XVII Nomor 1 Tahun 2008, Yogyakarta: UGM, 2008.

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

Susan Aida Nurahmawati, “Pengaruh Pimpinan terhadap Kinerja Pustakawan di Perpustakaan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarkata†Laporan Kerja Lapangan, Yogyakarta: Fakultas Sosial dan Humaniora UGM, 2000.

Syihabuddin Qalyubi dkk, Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2007.

William A. Katz, Introduction to Reference Work Volume I: Basic Information Sources. Sixth Edition, Singapore: Mc.Graw-Hill, 1992.

WJS. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2007.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Hasil gambar untuk logo google scholar