PERTANGGUNGAN RISIKO TERHADAP SEJUMLAH MINYAK YANG SUSUT DALAM MASA PENGANGKUTAN (Studi Kasus pada PT.Citra Bintang Familindo)

Mayliza Mayliza

Abstract


Pertanggungan merupakan menanggung segala sesuatu sebagai akibat dari keputusan yang diambil atau tindakan yang dilakukan apabila terjadi suatu wanprestasi. Kontrak perjanjian pengangkutan dalam hal sewa menyewa truk tangki minyak sering dibuat dalam bentuk kontrak standar, di mana suatu kontrak telah dipersiapkan terlebih dahulu oleh salah satu pihak dan pihak yang lainnya hanya dihadapkan pada pilihan untuk menerima atau menolak perjanjian tersebut. Maka yang menjadi fokus permasalahan sebagai objek kajian dalam penilitian ini, pertanggungan sewa-menyewa yang disepakati oleh PT. Pertamina dan PT. Citra Bintang Familindo dalam masa pengangkutan dari depot pengisian ke spbu menjadi tanggungjawab pihak supir. Dimana menurut konsep yad-amānah dan yad-ḍamānah dalam Ijarah bi al-‘amal pertanggungan pengangkutan termasuk kedalam maslahat adanya unsur kesengajaan dan efek mudarat yang pasti, serta mafsadat tanpa adanya unsur kesengajaan dan mudarat tidak pasti. Dalam penilitian skripsi ini penulis menggunakan penilitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research), dengan mempergunakan metode penilitian deskriptif analisis, dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pertanggungan risiko penyusutan pengangkutan BBM dari tempat pengisian sampai dengan lokasi tujuan memang dapat terjadi penyusutan volume BBM yang ada di dalam tangki karena perubahan suhu dingin pada malam hari dan panas pada siang hari di lokasi pembongkaran. Untuk hal ini memang telah disepakati antara para pihak yang melakukan perjanjian, bahwa dalam hal terjadinya penyusutan BBM sesuai dengan batasan toleransi yang ditentukan maka pihak pengangkut tidak dikenakan ganti rugi. Akan tetapi jika penyusutan volume BBM melebihi batasan toleransi penyusutan maka pihak pengangkut bertanggung jawab atas kerugian tersebut.

Keywords


Pertanggungan risiko, Penyusutan, Ekspedisi

Full Text:

PDF

References


A Hamid Sarong, Hukum Islam dan Sistem Pengangkatan Anak di Indonesia, Yogyakarta: Kakuba, 2016

_____, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Praktek dan Prospeknya, Banda Aceh: Global Institute, 2015

_____,Mahkamah Syar'iyah Aceh: Lintasan Sejarah dan Eksistensinya, Banda Aceh: Global Institute, 2012

A. Rahman I. Doi, Penjelasan Lengkap Hukum-hukum Allah (syari’ah).

Abdul Kadir Muhammad, Hukum Pengangkutan Darat, Laut, dan Udara,

Bandung: PT.Citra Aditya Bakti,1991.

Abdul Karim Zaidan, Al- Wajiza: 100 Kaidah Fikih dalam Kehidupan sehari-hari, cet:1, Jakarta: Al-Kautsar, 2008.

Abu Bakar Jabir Al- Jaza’iri, Minhajul Muslim, Solo: Insan Kamil, 2008.

Ahmadi Miru, Hukum Kontrak Bernuansa Islam, Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Chairuman Pasaribu dan Suhrawardi K. Lubis, Hukum Perjanjian Islam, Jakarta: Sinar Grafika, 2004.

Dedy Sumardi, "Bay ‘ah: Ideologi Pemersatu dan Negosiasi Masyarakat di Ruang Publik." ISTINBATH 16.1 (2017): 1-21.

_____, "Islam, Pluralisme Hukum dan Refleksi Masyarakat Homogen." Jurnal Asy-Syir’ah, 50.2 (2016): 481-504.

_____, "Hudûd Dan HAM: Artikulasi Penggolongan Hudûd Abdullahi Ahmed An-Na’im." MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 35.2 (2011).

Departemen Pendidikan Nasional,kamus Besar bahasa Indonesia,Edisi Ketiga, Jakarta: Balai Pustaka, 2002.

Dwi Suwiknyo, Kamus Lengkap Ekonomi Islam, Jakarta: PT Buku Kita, 2009.

Gemala Dewi, Wirdyaningsih, dan Yeni Salma Barlinti, Hukum Perikatan Islam Di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2005.

Herman Darmawi, Manajemen Risiko, cetakan 9, Jakarta: Bumi Aksara, 2005.

Hendi Suhendi, fiqh Muamalah, jakarta: Raja Grafindo Persaka, 2000.

Ibnu Hajar Al-Asqalani, Bulughul al-Maram,(terj. A. Hasan) jilid 1, cetak XIII. Bandung: CV di Poenogoro,1992.

Imam Taqiyuddin Abubakar Ghayatil Ikhtisar, Kifayatul Akhyar, (Surabaya: Bina Iman, 2003.

Jabbar Sabil, Validitas Maqasid Al- Khalaq, Banda Aceh: Desertasi Paska Sarjana IAIN Ar-Raniry, 2013.

Juwariyah, Hadis Tarbawi, Yogyakarta: Teras, 2010.

Muhammad Siddiq Armia, “Democracy through Election : A Study on the Conflict of Norms in Aceh’s Election Process,” Journal of South East Asian Human Rights, Vol.2, N0.1, 2018, pp.323-335.

_____, “Hubungan Ideal Antara Partai Politik Nasional Dengan Partai Politik Lokal Dalam Pengisian Jabatan Publik,” Jurnal Review Politik, Vol.7, No. 1, 2017.

_____, “Sumbangsih Kerajaan Muslim Indonesia Dalam Pengembangan Peradilan Islam: Analisis Historical Legal Approach,” Jurnal Justisia,Vol.2, No.2, 2017.

_____, Autonomy in Aceh-Indonesia, from Armed Conflict to Regulation Conflict, The Annual International Conference (AIC), Syiah Kuala University, October 2017.

_____, “Constitutional Courts And Law Reform: A Case Study Of Indonesia,” PhD Dissertation at Anglia Ruskin University, Cambridge, United Kingdom, 2016.

Muhammad Qasim al-Mansi, Taghayyur al-Zuruf wa Asruh fi Ikhtilāf al-Ahkam fi Syariāh al-Islamiyyah Kairo: Dar al-Nūr wa al-Amal,1985.

Morissan, Metode Penelitian Survei, Jakarta: Kencana, 2012.

Mustofa Dieb Al- Bigha, Fiqih Islam, Surabaya: Insan Amanah.

Muhammad Nazir, Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia, 2005.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/petita.v3i1.4014

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter 

INDEXED BY: