GAGASAN FORMASI NALAR ARAB AL-JABIRI DAN SIGNIFIKANSINYA UNTUK REKONSTRUKSI NALAR ACEH

Cut Afrida Yulianti

Abstract


Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami mengenai perkembangan budaya di suatu daerah yang mampu menentukan berkualitas atau tidaknya perkembangan ilmu pengetahuan di suatu daerah tersebut yang pada akhirnya akan berpengaruh pada pembentukan kepribadian masyarakatnya. Dalam hal ini, penulis memperkecil ruang lingkup objek penelitiannya Tentang pemikiran salah seorang tokoh intelektual muslim yang bernama Muhammad Abid al-Jabiri yang melakukan kajian mengenai penelusuran kebudayaan Arab yang berfokus pada ajaran keagamaan masyarakat setempat. Selain itu, penelitian ini juga berupaya menemukan kaitan pemikiran tersebut terhadap nalar Aceh.

Full Text:

PDF

References


Al-Jabiri , Muhammad Abed. Formasi nalar Arab . Yogyakarta: IRCISoD, 2014.

Washil, Izzuddin (2013). Dilema Tradisi Dan Modernitas Telaah Atas “Kritik

Nalar Arab ” Muhammad Abid al-Jabiri , Jurnal Khatulistiwa, vol. 3, no. 2,

September 2013. Pp 101-112

Wirianto,Dicky (2011). Wacana Rekonstruksi Turas (Tradisi) Arab Menurut

Muhammad Abed Al-Jabiri Dan Hasan Hanafi, jurnal ilmiah islam futura,

vol. XI, no. 1, Agustus 2011. Pp 69-84

Widyanto, Anton. “PENGEMBANGAN FIQH DI ZAMAN MODERN.” Jurnal

Ilmiah Islam Futura 10, no. 2 (2011): 82–100. doi:10.22373/JIIF.V10I2.46.

Zulfata, Zulfata. “GAGASAN FORMASI NALAR ARAB ĀBID AL-JĀBIRĪ

DAN SIGNIFIKANSINYA UNTUK REKONSTRUKSI NALAR ACEH.”

Jurnal Ilmiah Islam Futura 15, no. 2 (2016): 320–31. http://jurnal.arraniry.

ac.id/index.php/islamfutura/article/view/548/453.




DOI: http://dx.doi.org/10.1234/ojs.v1i1.2505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
View My Stats