Instagram as a Mosque Literacy Media for Public Information Disclosure: A Community-Based Research at Jamik Silang Rukoh Mosque Banda Aceh

Penulis

  • Syahril Furqany Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia
  • Teuku Badlisyah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia
  • Moula Harisa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia
  • Ahmad Yusuf Mubarak Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia
  • Rahmat Zuni Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia
  • Aulia Salsabila Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia
  • Anzelia Anggrahini Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22373/adabiya.v27i2.33465

Abstrak

The development of social media, especially Instagram, opens up great opportunities for mosques to convey information widely, quickly, and transparently to the public. However, there are still many mosques that have not utilized social media optimally as a media for information literacy, including old mosques that are in the construction stage in the city of Banda Aceh. This condition requires strengthening the capacity of human resources, especially mosque youth, in the management of mosque digital communication. This research-based service-based research aims to train and empower mosque teenagers in managing Instagram accounts as an information literacy media and a means of public information disclosure to the public. The method used is Community Based Research (CBR) involving various mosque stakeholders, namely mosque youth, mosque imams, development committees, mosque prosperity committees, and community leaders. This approach emphasizes the active participation of the community in all stages of service, from planning, implementation, to evaluation. The results of the service show that mosque teenagers have been able to use Instagram as an information literacy medium, including the publication of routine activity schedules, teachers' advice, daily mosque information, and periodic financial reports. The use of Instagram not only improves the digital communication skills of mosque teenagers, but also strengthens information disclosure and public trust in mosque management.

ABSTRAK

Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, membuka peluang besar bagi masjid untuk menyampaikan informasi secara luas, cepat, dan transparan kepada masyarakat. Namun, masih banyak masjid yang belum memanfaatkan media sosial secara optimal sebagai media literasi informasi, termasuk masjid-masjid tua yang berada dalam tahap pembangunan di Kota Banda Aceh. Kondisi ini menuntut adanya penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama remaja masjid, dalam pengelolaan komunikasi digital masjid. Penelitian berbasis pengabdian berbasis riset ini bertujuan untuk melatih dan memberdayakan remaja masjid dalam mengelola akun Instagram sebagai media literasi informasi dan sarana keterbukaan informasi publik kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan masjid, yaitu remaja masjid, imam masjid, panitia pembangunan, panitia kemakmuran masjid, serta tokoh masyarakat. Pendekatan ini menekankan partisipasi aktif komunitas dalam seluruh tahapan pengabdian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa remaja masjid telah mampu memanfaatkan Instagram sebagai media literasi informasi, meliputi publikasi jadwal kegiatan rutin, petuah guru, informasi harian masjid, hingga laporan keuangan secara berkala. Pemanfaatan Instagram tidak hanya meningkatkan keterampilan komunikasi digital remaja masjid, tetapi juga memperkuat keterbukaan informasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan masjid

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

Referensi

Agus Afandi, Nabiela Laily, Noor Wahyudi, Muchammad Helmi Umam, Ridwan Andi Kambau, Siti Aisyah Rahman, Mutmainnah

Sudirman, Jamilah, Nurhira Abdul Kadir, Syahruni Junaid, Serliah Nur, Rika Dwi Ayu Parmitasari, Nurdiyanah, Marzuki Wahid, J. W. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (J. W. Suwendi, Abd. Basir, Ed.). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Andhita, P. R., Sos, S., & Kom, M. I. (2021). Komunikasi Visual (Vol. 1). Zahira Media Publisher.

Asmaya, F. (2015). Pengaruh Penggunaan Media Sosial Facebook terhadap Perilaku Prososial Remaja di Kenagarian Koto Bangun. Jom Fisip, 2(2), 3.

Attaymini, R. (2021). Pemanfaatan Facebook selama Masa Pandemi Covid-19 Di Masjid Nurul Huda, Ngoto, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 3(1), 34–46. https://doi.org/10.24076/pikma.2020v3i1.354

Azizah, I. N., & Abdurrahman, M. S. (2022). Pemanfaatan Akun Instagram @ Kabupaten. Bogor Sebagai Media Informasi Dan Komunikasi Di Pemerintahan Kabupaten (Studi Deskriptif Kualitatif Terhadap Konten Mengenai Pemerintah Kabupaten Bogor Di Instagram). E-Proceeding of Management, 9(3).

Blanchard, O. (2015). Social Media ROI Mengelola dan Mengukur Penggunaan Media Sosial pada Organisasi Anda. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Fitriani, A. (2023). Keterbukaan Informasi Publik. Fokus : Publikasi Ilmiah Untuk Mahasiswa, Staf Pengajar Dan Alumni Universitas Kapuas Sintang, 21(1). Https://Doi.Org/10.51826/Fokus.V21i1.738

Inayah, T. N., & Harianto, F. (2022). Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Media Penyebaran Informasi Kegiatan Di Yayasan Jamrud Biru. Broadcomm, 4(1). Https://Doi.Org/10.53856/Bcomm.V4i1.235

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users Of The World, Unite! The Challenges And Opportunities Of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68.

Maharani, V. E., Djuwita, Dr. A., & M, Dra. , M. (2020). Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Media Komunikasi Dan Informasi Pemerintah Kota Semarang. E-Proceeding Of Management, 7(2).

Nababan, R. S. (2020). Peran Komunikasi Visual Di Tengah Pandemic Covid-19. Di Rumah Unika”: Diskusi Rutin Bersama Hadapi Covid-19 Oleh Unika (139-154). Scu Knowledge Media.

Nababan, S. (2020). Strategi Pelayanan Informasi Untuk Meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(2). Https://Doi.Org/10.31315/Jik.V17i2.3694

Putra, R. W. (2020). Pengantar Desain Komunikasi Visual Dalam Penerapan. Yogyakarta: Andi Offset.

Richter, A., & Koch, M. (2007). Social Software-Status Quo Und Zukunft. Fak. Für Informatik, Univ. Der Bundeswehr München Munich.

Suhartono, & Anik Indramawan. (2021). Pendampingan Pemanfaatan Aplikasi Media Sosial Sebagai Media Komunikasi Dakwah Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi Takmir Masjid “Baitur Rohmat” Ketawang Gondang Nganjuk. J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, 2(1), 63–71. Https://Doi.Org/10.53429/J-Kis.V2i1.229

Sutantohadi, A. (2018). Bahaya Berita Hoax Dan Ujaran Kebencian Pada Media Sosial Terhadap Toleransi Bermasyarakat. Dikemas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(1). Https://Doi.Org/10.32486/Jd.V1i1.153

Wahyuningsih, D., & Pranoto, E. (2020). Keterbukaan Informasi Publik Dalam Akses Layanan Arsip. Magistra Law Review, 1(01). Https://Doi.Org/10.35973/Malrev.V1i01.1408

Yuningsih, S. (2023). Peran Humas Polres Metro Depok Dalam Menangani Informasi Berita Hoax Pada Media Sosial Instagram. Seikat: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 2(1). Https://Doi.Org/10.55681/Seikat.V2i1.361

Zarrella, D. (2009). The Social Media Marketing Book. “ O’reilly Media, Inc.”

Diterbitkan

2025-08-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Instagram as a Mosque Literacy Media for Public Information Disclosure: A Community-Based Research at Jamik Silang Rukoh Mosque Banda Aceh. (2025). Jurnal Adabiya, 27(2), 183-198. https://doi.org/10.22373/adabiya.v27i2.33465