Green Waqf Sebagai Instrumen Ketahanan Pangan Berkelanjutan dalam Mewujudkan Asta Cita Indonesia 2045
DOI:
https://doi.org/10.22373/ekobis.v9i2.32582Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Green Waqf sebagai instrument strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan dan mendukung Asta Cita Indonesia 2045. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa lahan wakaf di Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif. Secara konseptual, Green Waqf berperan memperkuat tiga dimensi utama ketahanan pangan yakni ketersediaan, aksesibilitas, dan stabilitas, serta selaras dengan prinsip maqasid al-shariah yang menekankan kemaslahatan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Integrasi Green Waqf ke dalam kerangka Asta Cita 2045 menunjukkan sinergi antara nilai keagamaan, pembangunan ekonomi hijau, dan tata kelola pangan berkelanjutan. Keberhasilan implementasi konsep ini sangat bergantung pada model kelembagaan dan tata Kelola yang kuat melalui profesionalisasi nadzir, Inovasi pembiayaan dan teknologi hijau seperti waqf-linked sukuk, serta kolaborasi lintas sektor. Dengan tata kelola yang adaptif dan dukungan kebijakan yang konsisten, Green Waqf berpotensi menjadi arus utama pembiayaan hijau nasional yang memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan Indonesia 2045 yang mandiri, inklusif, dan berkeadilan sosial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nadlia Ariyati, Arini Izzati, T. Muhammad Ghufran, Zulaikha Rahimah, Gebri Rizkyanovli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
EKOBIS allows the author(s) to hold the copyright and to retain the publishing rights without restrictions. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY-SA 4.0) that allows others to EKOBIS the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work






