The Effect of Applied Voltage in The Electrocoagulation Process of Reducing Pond and River Water Turbidity

Masthura Masthura

Abstract


Abstract : The study about the effect of the applied voltage to decrease the water turbidity from local pond and river have been conducted. This study aims to investigate the ability of the electrocoagulation process in removing pollutants containing groundwater from the pond and river. The water sample obtained from Dusun I Paya Perupuk Tanjung Pura in Langkat Regency. Indonesia which has been reported having high water turbidity. A copper plate was used as a sacrificial electrode with a specific variation of applied voltage of 6, 9, and 12 Volts. The result showed that applying 9 and 12 volts of voltages were able to reduce 60% and 66% of water turbidity from water pond, respectively. In river water, both optimum applied voltages could reduce approximately 98% of water turbidity. The result indicated that the electrocoagulation process potentially devoted as an alternative way to treat the massive local groundwater.

Abstrak : Penelitian mengenai pengaruh tegangan listrik terhadap penurunan kekeruhan air sumur dan air sungai pada proses elektrokoagulasi telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan proses elektrokoagulasi dalam menghilangkan polutan yang berada di air yang diperoleh dari air sumur dan air sungai. Sampel air diperoleh dari Dusun I Desa Paya Perupuk Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Lapisan plat tembaga (Cu) digunakan sebagai elektroda dengan variasi spesifik voltase sebesar 6, 9, dan 12 volts. Hasil menunjukkan bahwa pemberian voltase 9 dan 12 dapat menurunkan kekeruhan air sumur sebesar 60 dan 66%. Pada sample air sungai, pemberian kedua voltase optimum dapat menurunkan 98% dari kekeruhan air. Hasil penelitian mengindikasikan proses elektrokoagulasi berpotensi sebagai sebuah cara alternative untuk mengolah air.


Keywords


Electrocoagulation; Applied voltage; Groundwater; Pond; River water

Full Text:

PDF

References


Asmadi, Khayan, & Heru S. B. (2011). Teknologi Pengolahan Air Minum. Edisi Pertama, Gosyen Publishing, Yogyakarta, 16 – 31.

Aulianur, R. W. (2013). Perbandingan Metode Elektrokoagulasi dengan Metode Presipitasi Hidroksida untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Bambang, H. P., & Mining H. (2010). Pengolahan Limbah Cair Tekstil Menggunakan Proses Elektrokoagulasi Dengan Sel Al – Al. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan. Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, Yogyakarta.

Fety, K., & Yogi S. (2011). Teknik Praktis Mengolah. Laskar Aksara, Bekasi, Jawa Barat, 9 – 11.

Hendrawati, Delsy, S., & Nurhasni. (2013). Penggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L.) dan Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) Sebagai Koagulan Alami Dalam Perbaikan Kualitas Air Tanah. Jurnal Valensi, 3(1), 23-34.

Moraida H. (2011). Efektivitas Elektroda Tembaga (Cu) pada Proses Elektrokoagulasi Dalam Penjernihan Air Sungai Di Desa Air Hitam Kabupaten Labuhan Batu Utara. Departemen Fisika FMIPA USU, Medan.

Nurul, A. (2014). Studi Proses Elektrokoagulasi Untuk Meningkatkan Kualitas Air Sungai Sebagai Air Baku. Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB, Bogor.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.416/MENKES/PER/IX/1990. Syarat-syarat dan Pengawasan KualitasAir. Jakarta

Siringo-ringo, E., Kusrijadi, A., & Sunarya Y. (2013). Penggunaan Metode Elektrokoagulasi Pada Pengolahan Limbah Industri Penyamaan Kulit Menggunakan Aluminium Sacrificial Electrode. Jurnal Sains dan Teknologi Kimia, 4(2), 96-107.

Soemarwoto & Otto. (2003). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.

Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Sunardi. (2007). Pengaruh Tegangan Listrik dan Kecepatan Alir Terhadap Hasil Pengolahan Limbah Cair yang Mengandung Logam Pb, Cd, dan TSS Menggunakan Alat Elektrokoagulasi. Seminar Nasional III SDM Teknologi Nuklir, Yogyakarta.

Suparman, Agus R., & Harsunu P. (2016). Penggunaan Metode Elektrokoagulasi Sebagai Alternatif Pengolahan Air Bersih Tanpa Bahan Kimia. Jurnal Agroteknose, 7(2), 46 – 59.

Tuti, R. (2004). Karakteristik Air Sungai Dangkal Di Wilayah Kartasura dan Upaya Perjenihannya. Jurnal Penelitian Sains & Teknologi, 5(2), 104 – 112.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/ekw.v6i1.5538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Masthura Masthura

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

P-ISSN : 2460-8912
E-ISSN : 2460-8920

ELKAWNIE

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology in 2022. Published by Faculty of Science and Technology in cooperation with Center for Research and Community Service (LP2M), UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

View full page view stats report click here

Flag Counter