Tasawuf Urban dan Tasawuf Perenial dalam Kehidupan Masyarakat Perkotaan

Diah Arvionita, Efendi Efendi, Eka Putra Wirman, Zainal Zainal

Abstract


Sufism is a concept within Islam that aims to lead individuals towards God. The practice of Sufism involves purifying the inner self through righteous deeds. In the journey of Sufism, there are three stages to be traversed: knowledge as the beginning, action as the middle, and God's grace as the culmination. By practicing Sufism, individuals can attain a deeper relationship with God and find inner peace. Through the process of purifying the inner self and engaging in righteous deeds, Sufism helps individuals enhance their spiritual quality and gain a profound understanding of their religion. In the contemporary era, Sufism has experienced development, marked by the emergence of new terms such as Urban Sufism and Perennial Sufism. Urban Sufism refers to the practice of Sufism in urban contexts, where individuals apply Sufi principles in their daily lives amidst the modern and complex urban environment. This demonstrates the adaptation of Sufism to the challenges and needs of the present time. On the other hand, Perennial Sufism refers to an approach that connects the essence of mystical and spiritual teachings from various religions. In Perennial Sufism, the common principles of spirituality and religious experiences are found across different religious traditions, serving as a bridge to understand and achieve unity with God.

Abstrak

Tasawuf sebuah konsep dalam Islam yang memiliki tujuan untuk membawa manusia menuju Tuhan. Praktik tasawuf melibatkan pensucian batin dengan amal shaleh. Dalam perjalanan tasawuf, terdapat tiga tahapan yang harus dilalui, yaitu ilmu sebagai yang awal, amal sebagai yang tengah, dan karunia Allah sebagai yang akhir. Dengan mengamalkan tasawuf, individu dapat mencapai hubungan yang lebih mendalam dengan Tuhan dan memperoleh kedamaian dalam jiwa. Melalui proses pensucian batin dan pelaksanaan amal shaleh, tasawuf membantu manusia untuk meningkatkan kualitas spiritualitasnya dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang agama. Perkembangan tasawuf di era kontemporer saat ini, yang ditandai dengan munculnya beberapa istilah baru seperti Tasawuf Urban atau Tasawuf Perkotaan dan Tasawuf Perenial. Tasawuf Urban mengacu pada praktik tasawuf yang dilakukan dalam konteks perkotaan, di mana individu mengaplikasikan prinsip-prinsip tasawuf dalam kehidupan sehari-hari di tengah kehidupan perkotaan yang modern dan kompleks. Hal ini menunjukkan adaptasi tasawuf dengan tantangan dan kebutuhan zaman. Sementara itu, Tasawuf Perenial merujuk pada pendekatan tasawuf yang menghubungkan inti dari ajaran-ajaran mistis dan spiritual dari berbagai agama. Dalam Tasawuf Perenial, kesamaan prinsip-prinsip spiritual dan pengalaman keagamaan ditemukan di seluruh tradisi agama, dan hal ini digunakan sebagai jembatan untuk memahami dan mencapai kesatuan dengan Tuhan


Keywords


Tasawuf; Tasawuf Urban Tasawuf Perenial

Full Text:

PDF

References


Alghazali. (1987). Raudhah Ath Thalibin WA umdah As Salikin. Alkutub Al Alamiyah.

Ansori. (2015). Peran Tasawuf Perkotaan (Urban Sufism) dalam Mengatasi Problema Psokologi (Studi Kasus pada Kaum Eksekutif di Bandar Lampung. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 3(April), 49–58.

Azyumardi Azra. (2008). Urban Sufism. Rajawali Press.

Efendi. (2020). Sufism Martin Lings dan Konstribusinya Terhadap Perenialisme. Disertasi UIN Hidayatullah Jakarta.

Fathurahman, O. (2019). Urban Sufism: Perubahan dan Kesinambungan Ajaran Tasawuf. Indonesian Islamic Philology; CISIS. http://naskahkuno.wordpress.com/2007/01/20/origin-and-development-of-the-quran-3/

Hamka. (2016). Perkembangan Hamka Tasawuf Pemurnian.

Hayani, A., & Shadiqin, S. I. (2020). OTORITAS SPRITUAL DI ERA SYARIAT JARINGAN DAN KONTESTASI TAREKAT DALAM MASYARAKAT ACEH KONTEMPORER. Kodifikasia, 14(1), 1. https://doi.org/10.21154/kodifikasia.v14i1.1892

Helmi Fuad. (2010). Muhasabah dan Seks Bebas hubungan Kegiatan Muhasabah dalam meminimalisir seks bebas pada mahasiswa. Tesis IAIN Walisongo.

Maisyaroh. (2019). TASAWUF SEBAGAI DIMENSI BATIN AJARAN ISLAM. At-Tafkir: Jurnal Pendidikan, Hukum Dan Sosial Keagamaan, Vol 12 No. https://doi.org/https://doi.org/10.32505/at.v12i2.1243

Muhammad Basyrul Muvid. (2020). Tasawuf Kontemporer. Amzah.

Niliyati. (2015). PERANAN TASAWUF DALAM KEHIDUPAN MODERN. Tajdid Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 14 No. https://doi.org/https://doi.org/10.30631/tjd.v14i1.24

Noer, K. A. (2003). Tasawuf Ferenial Kearifan Kritis Kaum Sufi. Serambi.

Risdianto, A. (2008). Tasawuf Perennial, kearifan kritis kaum sufi dalam menyibak hakikat keagamaan. Sufimuda.Net. https://sufimuda.net/2008/04/13/tasawuf-perennial-kearifan-kritis-kaum-sufi-menyibak-hakikat-keagamaan/

Shadiqin, S. I. (2022). PATRONASE PANOPTIK: HIRARKHI SPIRITUAL DAN KUASA MURSYID DALAM TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH. Ar-Raniry: International Journal of Islamic Studies, 9(2), 120–133. https://doi.org/10.22373/JAR.V9I2.15588

Sirajuddin Zar. (2004). Filsafat Islam dan Filsafatnya.

Ubaidilah, M. L. (2017). Konsep ibn al-’Arabĭ dan Ranggawarsita tentang Manusia (Sebuah Perbandingan antara Sufisme dan Kebatinan). Misykah, Vol 5 No 1. https://www.neliti.com/publications/343670/konsep-ibn-al-arabĭ-dan-ranggawarsita-tentang-manusia-sebuah-perbandingan-antara

Yunus, F. M. (2016). Tgk. Syiah Kuala Pengembang Tarekat Syattariah di Nusantara. Kalam: Jurnal Agama Dan Sosial Humaniora, 4(2), 163–186.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/jpi.v3i1.16368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Diah Arvionita, Efendi Efendi, Eka Putra Wirman, Zainal Zainal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

 

>

Redaksi Junal Pemikiran Islam (JPI): Gedung Fakultas Ushuluddin Lantai 1, Program Studi Aqidan dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Ar-Raniry. Jln. Lingkar Kampus, Kopelma Darussalam Banda Aceh, Aceh 23111.Telp. (0651)7551295. eMail: jpi@ar-raniry.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0).

View My Stats