PEMIKIRAN MUHAMMAD ABDUH: REFORMASI PENDIDIKAN DAN TRILOGI PEMBARUAN
DOI:
https://doi.org/10.22373/arqt8x72Abstract
Penelitian ini mengkaji gagasan Muhammad Abduh mengenai reformasi pendidikan Islam sebagai strategi utama untuk mengatasi kemunduran umat Islam di era modern. Permasalahan utama dalam penelitian ini berfokus pada masalah stagnasi intelektual yang disebabkan oleh peniruan buta (taqlid) serta dualisme dalam pendidikan yang memisahkan studi keagamaan dari pengetahuan ilmiah kontemporer. Kondisi-kondisi tersebut dianggap sebagai hambatan terbesar bagi umat Islam dalam menghadapi tantangan era kini dan bersaing di tingkat global. Tujuan dari penelitian ini meliputi kajian komprehensif terhadap konsep integrasi ilmu pengetahuan yang dikemukakan oleh Muhammad Abduh, serta analisis penerapan trilogi pembaruan yang mencakup tajdid iman, tajdid syariat, dan tajdid pendidikan dalam upaya mentransformasi lembaga-lembaga pendidikan Islam. Pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan tinjauan pustaka serta menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammad Abduh mengusulkan model pendidikan holistik yang mengintegrasikan unsur-unsur rasionalitas, ijtihad, dan keterkaitan ilmiah. Temuan ini memperkuat gagasan bahwa reformasi kurikulum yang mencakup logika, filsafat, dan sejarah peradaban dan dipadukan dengan metode pembelajaran partisipatif, berfungsi sebagai landasan penting bagi pengembangan sistem pendidikan yang maju. Oleh karena itu, gagasan Muhammad Abduh tetap memiliki relevansi dan urgensi yang tinggi sebagai landasan bagi pengembangan sistem pendidikan Islam yang inklusif dan kompetitif saat ini.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yahya Aminuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam allows the author(s) to hold the copyright and to retain the publishing rights without restrictions. Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.