Emotional Maturity as a Predictor of Marital Adjustment among Individuals in Early Marriage in Bener Meriah Regency

Authors

  • Mariyani Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia
  • Zirlia Anggraini Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia
  • Dinda Khairunnisa Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia
  • Budiman Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v11i1.33919

Keywords:

emotional maturity, early marriage stage, self-adjustment, marital psychology

Abstract

The early stage of marriage is an important developmental phase, as individuals are required to adjust to new roles, responsibilities, and relational dynamics. Emotional maturity is considered a psychological factor that plays a significant role in successful self-adjustment during this period. This study aims to examine the relationship between emotional maturity and self-adjustment in the early stage of marriage. The proposed hypothesis is that there is a positive relationship between emotional maturity and self-adjustment. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The participants were individuals in the early stage of marriage, selected using sampling techniques based on predetermined research criteria. Data were collected using emotional maturity and self-adjustment scales and analyzed using statistical correlation techniques. The results indicate a significant positive relationship between emotional maturity and self-adjustment. These findings emphasize the important role of emotional maturity in supporting successful self-adjustment during the early stage of marriage.

References

Itryah Itryah, & Vinka Ananda. (2023). Persiapan Pernikahan dengan Pendekatan Psikologis di Kelurahan 8 Ulu Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2), 759–766. https://doi.org/10.54082/jamsi.744.

Hakim, A., & Masfufah, U. (2023). Problematika Kesiapan Pernikahan Individu Dewasa Awal. Flourishing Journal, 3(8), 345–351. https://doi.org/10.17977/um070v3i82023p345-351.

Hakim, J., Mildaeni,I.N., Setyawati, R., & Suwarti. (2024). Penyesuaian Diri Dalam Pernikahan Perempuan Etnis Arab Yang Dijodohkan Oleh Orang Tua. PSIMPHONI, 4(2). https://doi.org/10.30595/psimphoni.v4i2.19048

Hurlock, E. B. (2004). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Surabaya: Erlangga..

Maki, J. C. M., & Kusumiati, R. Y. E. (2025). Hubungan antara kematangan emosi dengan kepuasan pernikahan pada dewasa awal. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(4), 2139–2150. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i4.7659

Rahmawati, W., Romas, M. Z., & Rohyati, E. (2025). Hubungan kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada pasangan yang menikah di usia dini di Kecamatan Banguntapan. Jurnal Psikologi, 21(1), 16–22.

Mayangsari, P. D., Prabowo, A., & Hijrianti, U. R. (2021). Kematangan emosi dan penyesuaian perkawinan pada pernikahan usia muda di Kabupaten Tulungagung. Cognicia: Jurnal Psikologi Kognitif, 9(2), 137–148. https://doi.org/10.22219/cognicia.v9i2.18168

Putri, A. H., Rini, A. P., Pratitis, N. (2024). Penyesuaian Diri Perempuan Menikah Muda: Peran Kematangan Emosi dan Dukungan Sosial. Jiwa: Jurnal Psikologi Indonseia, 01(2). Hal:120-134. https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/jiwa

Romadhoni, N. T. A., & Sarajar, D. K. (2025). Kematangan emosi dan penyesuaian perkawinan pada istri yang menikah dini di Kabupaten Grobogan. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan, 8(2), 477–484. https://doi.org/10.36761/jp.v8i2.6671

Siahaan, D. N. A. (2021). PENYESUAIAN DIRI DALAM PERNIKAHAN (Studi Pada Istri yang Menikah Muda). AL-IRSYAD, 11(1), 1. https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v11i1.9328

Walgito, B. (2002). Bimbingan & konseling perkawinan. Yogyakarta: Andi

Downloads

Published

2026-04-26