REGULASI DIRI DAN PERENCANAAN KARIR PADA SISWA SEKOLAH AGAMA

Selvia Lauren, Surti Armaya, Sampurno Pratama Putra, Diny Atrizka

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan perencanaan karir. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara regulasi diri dengan perencanaan karir, dengan asumsi semakin tinggi regulasi diri, maka semakin tinggi perencanaan karir dan sebaliknya semakin rendah regulasi diri maka semakin rendah perencanaan karir. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMA Sekolah Agama di Medan sebanyak 205 orang. Data diperoleh dari skala untuk mengukur regulasi diri dan perencanaan karir. Perhitungan dilakukan dengan melakukan uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 20 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.640 dan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara regulasi diri dengan perencanaan karir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel regulasi diri terhadap perencanaan karir sebesar 40,9 persen, selebihnya 59,1 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara regulasi diri dengan perencanaan karir.

Keywords


Regulasi diri; Perencanaan karir; SMA; Sekolah agama

Full Text:

PDF

References


Abdul, A. R. (2013). Psikologi Sosial: Integrasi Pengetahuan Wahyu dan Pengetahuan Empirik. Jakarta: Rajawali Pers.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Farida, A. (2014). Pilar-Pilar Pembangunan Karakter Remaja. Bandung: Nuansa Cendekia.

Hurlock, E. B. (2002). Psikologi Perkembangan Edisi Kelima. Jakarta : Erlangga.

Istriyanti, N. L. A., Simarmata, N. (2014). Hubungan Antara Regulasi Diri dengan Perencanaan Karir. Jurnal Psikologi Udayana, Vol. 1 No. 2. Diakses pada tanggal 23 April 2018 dari https://ojs.unud.ac.id/index.php/psikologi/article/view/25090.

Nurjanah, A. A. (2017). Hubungan Regulasi Diri dengan Perencanaan Karir. Jurnal Bimbingan Konseling, Vol.5 No. 5, 132-144. Diakses pada tanggal 24 April 2018 dari http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/ALIB/article/view/14464.

Priyatno, D. (2010). Buku Saku Analisis Statistik Data SPSS. Yogyakarta : MediaKom.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Walgito, B. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Wiley, W., Sons, I. (2005). Career Development and Counseling: Putting Theory and Researh to Work. New Jersey. Diakses pada tanggal 8 Februari 2019 dari https://b-ok.cc/md5/5BFF726264AA185F980E8C24C84BC7B2.

Detikfinance.com, (2017). Banyak Lulusan SMK Jadi Pengangguran, Ini Penyebabnya. Diakses pada tanggal 5 Agustus 2018 dari http://finance.detik.com/beritaekonomi-bisnis/d-3508298/banyak-lulusan-smk-jadi-pengangguran-ini-penyebabnya.

Kompasiana.com (2015). Kenapa Merencanakan Karier Sejak Usia Remaja Penting Untuk Kita?. Diakses pada tanggal 6 Juni 2018 dari https://www.kompasiana.com/senengutami/54f33fff745513a32b6c6d71/kenapa-merencanakan-karier-sejak-usia-remaja-penting-untuk-kita.

Vemale.com. (2018). Gagal SBMPTN, Aku Memilih Jadi TKW di Korea Selatan. Diakses pada tanggal 30 Agustus 2018 dari http://www.vemale.com/lentera/115227-gagal-sbmptn-aku-memilih-jadi-tkw-di-korea-selatan.html.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/psikoislamedia.v4i2.6704

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
All Publications


PSIKOISLAMEDIA
© Psikoislamedia:  Published by Faculty of Psychology UIN Ar-Raniry;
All right reserved 2017

​

Indexed By:

          

Flag Counter