PENGARUH POLA KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING SISWA SMPI SINGOSARI MALANG

Anggi Citra Alfiroh, Muhammad Jamaluddin

Abstract


Fenomena cyberbullying merupakan salah satu tindakan agresif yang bertujuan untuk menyakiti orang lain melalui media elektronik. Perilaku ini dapat memberikan dampak yang buruk terhadap korban. Jika ditinjau pada lingkup yang lebih kecil maka fenomena ini juga terjadi di lingkungan sekolah, sebagaimana kasus yang terjadi di SMPI Singosari Malang. Perilaku cyberbullying ini juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor keluarga. Faktor keluarga ini dapat bermacam-macam, salah satunya adalah faktor komunikasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku cyberbullying siswa serta untuk melihat masing-masing pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap perilaku cyberbullying siswa SMPI Singosari Malang. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SMPI Singosari Malang yang ditentukan secara purposive yaitu sebanyak 207 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi orang tua yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku cyberbullying adalah pola konsensual, dengan r = 0,269, p = 0,026 (p<0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa kontribusi yang diberikan pola komunikasi konsensual terhadap perilaku cyberbullying siswa SMPI Singosari Malang sebesar 7,2% dengan hubungan negatif (Beta = -0,269).


Keywords


Pola Komunikasi Orang Tua, Cyberbullying, Siswa

References


Azwar, Saifuddin. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Diana, R. Rachmy & Sofia Retnowati. (2009). Komunikasi Remaja-Orangtua dan Agresivitas Pelajar. Jurnal Psikologi, II, 2, 141-150

Hafidh, Radea. (2018). Angka bullying di dunia pendidikan mencengangkan (online). https://malangtoday.net/bungkus/angka-bullying-di-lingkungan-pendidikan-mencengangkan/. Diakses tanggal 21 Desember 2018

Hinduja, Sameer & Justin W. Patchin. (2014). Cyberbullying: Identification, Prevention & Response. Cyberbullying Research Center.

Jatmikowati. (2018). Efektifitas Komunikasi Orang Tua Terhadap Kepribadian Interpersonal Anak. Pedagogi: Jurnal Anak usia Dini dan Pendidikan Anak usia dini, 4, 2,, 1-15.

Koerner, AScan F. & Mary Anne Fitzpatrick. (2006). Family communication patterns theory: a social cognitive approach. Dilansir dari laman http://www.researchgate.net/publication/3163633120.

Malihah, Zahro & Alfiasari. (2018). Perilaku Cyberbullying Pada Remaja Dan Kaitannya Dengan Kontrol Diri dan Komunikasi Orang Tua. Junal Ilmu Keluarga & Konsumen, 11, 2, 145-156.

Morissan. (2010). Psikologi Komunikasi. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

Pandie, Mira Marleni & Ivan Th. J. Weismann. (2016). Pengaruh Cyebrbullying Di Media Sosial Terhadap Perilaku Reaktif Sebagai Pelaku Maupun Sebagai Korban Cyberbullying Pada Siswa Kristen SMP Nasional Makassar. Jurnal Jafray, 14, 1, 43-62.

Putro, Khamim Zarkasyi. (2005). Orang Tua Sahabat Anak dan Remaja. Yogyakarta: Cerdas Pustaka.

Willard, Nancy. (2005). An Educator's Guide to Cyberbullying. Center For Safe And Responsible Internet.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/psikoislamedia.v6i2.9349

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
All Publications


PSIKOISLAMEDIA
© Psikoislamedia:  Published by Faculty of Psychology UIN Ar-Raniry
All right reserved 2017

Indexed By:

Flag Counter