ZAKAT DAN PEREKONOMIAN UMAT ISLAM

Maria Ulfa Sitepu

Abstract


Difardlukan zakat terhadap harta-harta orang kaya, tidak saja untuk mewujudkan belas kasihan kepada orang fakir, tetapi juga untuk melindungi dari bencana kelaparan dan kepaan. Zakat adalah faktor yang terbesar untuk memerangi kefakiran yang menjadi sumber segala rupa malapetaka, baik perseorangan maupun masyarakat. Kefakiran yang diakui sebagai pokok segala bencana, pokok kebencian orang menjadi sumber tindakan jahat dan buruk sangka. Yang menjadi musuh masyarakat banyak ialah kefakiran dan kerakusan serta kebakhilan yang mengeluarkan harta pada jalan Allah SWT.

Keywords


Zakat; Perekonomian; Umat; Islam

Full Text:

PDF

References


Yafie, Ali. Menggagas Fiqih Sosial. Bandung: Mizan, 1994.

Mufraini, Arif. Akuntansi dan Manajemen Zakat. Cet. Ke-1. Jakarta: Kencana, 2006.

Hafidhuddin, Didin. Zakat dalam Perekonomian Modern. Cet. Ke-2. Jakarta: Gema Insani Pers, 2002.

Ash Shiddieqy, M. Hasbi. Pedoman Zakat. Cet. Ke-3. Semarang: Pustaka Rizki Putra, 1991.

Sabiq, Sayyid. Terj. Nor Hasanuddin Fiqih Sunnah. Jakarta: Pena Pundi Aksara, 2006.

Kusuma, Subiyakto Indra. Mengenal Dasar-Dasar Perpajakan. Surabaya: Usaha Nasional Indonesia, 1988.

Ayyub, Syaikh Hasan. Fqih Ibadah, Terj.Abdul Rosyad Siddiq. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2004.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/jiif.v6i2.3046

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Welcome to Jurnal Ilmiah Islam Futura (JIIF) open journal system. Thank you very much for visiting. We are looking forward to getting your research articles

        

Jurnal Ilmiah Islam Futura

All works are licensed under CC-BY

©Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with the Postgraduate Program of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.