PENERIMAAN DIRI REMAJA PUTRI TERHADAP ORANG TUA TIRI (STUDI KASUS DUA REMAJA PUTRI DI DESA MOJOPETUNG GRESIK)

Nur Aini, Muhammad Sholihuddin Zuhdi

Abstract


Penerimaan diri merupakan suatu keadaan dimana seseorang dapat menerima kelebihan dan kekurangan atas dirinya sendiri serta lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses penerimaan diri seorang remaja putri yang memiliki orang tua tiri serta mengetahui apa saja faktor pendukung subjek bisa sampai pada tahap penerimaan diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi subjek dan wawancara secara mendalam. Subjek yang digunakan dalam penelitian yaitu 2 orang remaja putri yang memiliki orang tua tiri. Dilihat dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kedua subjek sudah mampu sampai  pada tahap penerimaan diri. Meskipun di awal fase, keduanya sama – sama mengalami penolakan dengan latar belakang yang berbeda. Keduanya sama – sama mendapatkan dukungan sosial dari saudara dekatnya sehingga bisa membentuk konsep diri yang positif. Subjek SI pada akhirnya bisa menerima orang tua tirinya, karena dia berfikir bahwa ibunya sangat membutuhkan pendamping untuk bisa membantu mengasuh dirinya dan kakaknya. Di sisi lain SI juga sudah bisa merasakan kebaikan ayah tirinya. lain halnya dengan subjek NA, dia akhirnya dapat menerima ibu tirinya karena termotivasi oleh dukungan yang diberikan oleh saudara dekatnya. Dia yakin bahwa dia bisa menjadi remaja yang sukses dan mandiri meskipun penolakan masih dia dapatkan dari ibut tirinya. Dalam hal ini mengungkapkan bahwa umur tidak menjamin kedewasaan seseorang untuk bisa berfikir secara luas. Kedua subjek bisa berada pada tahap penerimaan diri setelah melewati 5 proses tahap penerimaan yaitu denial, anger, bergaining, depression serta acceptance. Faktor lain yang menjadi pendukung dalam penerimaan diri yaitu Berfikir positif, dukungan sosial, mempunyai keberhasilan dalam bidang tertentu, serta konsep diri yang positif.

Keywords


penerimaan diri, remaja, orang tua tiri

Full Text:

PDF

References


Andriana, R. (2020). Penerimaan Diri Remaja Yang Memiliki Ayah Dan Ibu Tiri Di Kelurahan Sawah Lebar Kota Bengkulu.

Aryani, N. D. (2014). Pengaruh Hubungan Orang Tua Anak Dan Penerimaan Diri Terhadap Keputusasaan Pada Remaja Dari Keluarga. Universitas Muhammadiyah Malang.

Batubara, J. R. (2016). Adolescent Development (Perkembangan Remaja). Sari Pediatri, 12(1),

Dewi, R. (2017). Efektivitas Teknik Assertive Training Untuk Meningkatkan Konsep Diri Positif Pada Peserta Didik Kelas VIII Di SMP PGRI 6 Bandar Lampung.

Fahrurrazi, F., & Casmini, C. (2020). Bimbingan Penerimaan Diri Remaja Broken Home. ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam), 3(2)

Husniyati, D. N. (2009). Pengaruh Konsep Diri Terhadap Penerimaan Diri Anak Jalanan (Street Children) Di RPSA Kota Semarang.

Listiani, F., & Savira, S. I. (2015). Penerimaan Diri Remaja Cerebral Palsy. Character, 03(2).

Mufidatu Z, F. (2015). Studi kasus penerimaan diri remaja yang memiliki keluargatiri di desa banjarsari kabupaten tulungagung.

Mufidatu Z, F., & Sholichatun, Y. (2016). Penerimaan Diri Remaja Yang Memiliki Keluarga Tiri. JURNAL PSIKOLOGI ISLAM (JPI), 13 (1)

Mulyatiningsih, Endang. (2011). Riset Terapan Bidang Pendidikan dan Teknik. Yogyakarta: UNY Press.

Permatasari, V., & Gamayanti, W. (2016). Gambaran Penerimaan Diri (Self-Acceptance) pada Orang yang Mengalami Skizofrenia. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(1).

Putro, K. Z. (2017). Aplikasia: Jurnal aplikasi ilmu-ilmu agama ( memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja). Jurnal Aplikasi Ilmu Ilmu Agama, 17 (1)

Rachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif: Wawancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1)

Rusdi, Mulyono, E., Christina, S., & Fitri, L. D. N. (2018). Studi Fenomenologi Respon Berduka Akibat Perceraian Orang Tua Pada Remaja Di SMPN 5 Jahab Tenggarong Kutai Kartanegara. An-Nadaa.

Sanjaya, U. H., & Faqih, A. R. (2017). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Yogyakarta: GAMA MEDIA.

Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan. Ponorogo: CV. Nata Karya.

Wahyuningsih, S. (2013). Metode Penelitian Studi Kasus. Madura: UTM PRESS.

Wulandri, D., & Fauziah, N. (2019). Pengalaman Remaja Korban Broken Home (Studi Kualitatif Fenomenologis). Jurnal Empati 8 (1).




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/taujih.v4i1.11846

Copyright (c) 2021 At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


     

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office:

Prodi Bimbingan dan Konseling Islam
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry
Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam,
Banda Aceh - Aceh 23111
Telp: -
HP: +62 853 7927 0086
Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id

Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
www.ar-raniry.ac.id