Islamic Banking Efficiency and Sharia Compliance: Comparative Insights from Indonesia and Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.22373/share.29499Keywords:
Sharia Bank Performance, Sharia Confirmity, Profitability.Abstract
The rapid expansion of Islamic banking in Southeast Asia has positioned Indonesia and Malaysia as central actors in the global Islamic finance landscape. However, despite their shared religious and economic foundations, structural differences in regulatory frameworks, financial innovation, and market development have produced varying levels of institutional performance and sharia compliance. This study aims to compare the financial and sharia performance of Islamic commercial banks in both countries by employing the Sharia Conformity and Profitability Index (SCnPI), which integrates sharia compliance indicators—Zakat Performance Ratio (ZPR), Profit Sharing Ratio (PSR), and Islamic Income Ratio (IIR)—with profitability indicators—Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Net Profit Margin (NPM). Using a quantitative comparative design, the study analyzes secondary data from 25 Islamic commercial banks (12 from Indonesia and 13 from Malaysia) for the 2022–2023 period, selected through purposive sampling. Data were analyzed using the Shapiro–Wilk test for normality and either the independent sample t-test or Wilcoxon signed-rank test for mean comparison. The results indicate significant differences in PSR and NPM, with Indonesia showing higher PSR values due to dominant musyarakah-based financing, and Malaysia exhibiting higher NPM, reflecting stronger cost efficiency and profit management. Other indicators show no statistical difference. These findings emphasize the influence of governance systems and managerial focus on financial outcomes and suggest that improving transparency, risk-sharing mechanisms, and operational efficiency could enhance Islamic banking resilience across the region.
AbstrakEfisiensi dan Kepatuhan Syariah dalam Perbankan Syariah: Analisis Komparatif dari Indonesia dan Malaysia. Perkembangan pesat perbankan syariah di Asia Tenggara menempatkan Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara utama dalam industri keuangan Islam global. Namun, meskipun memiliki dasar ekonomi dan religius yang serupa, perbedaan dalam kerangka regulasi, inovasi keuangan, dan tingkat kematangan pasar menyebabkan variasi dalam kinerja institusional dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja keuangan dan kepatuhan syariah bank umum syariah di kedua negara dengan menggunakan Sharia Conformity and Profitability Index (SCnPI), yang mengintegrasikan indikator kepatuhan syariah—Rasio Kinerja Zakat (ZPR), Rasio Bagi Hasil (PSR), dan Rasio Pendapatan Syariah (IIR)—dengan indikator profitabilitas—Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder dari 25 bank umum syariah (12 dari Indonesia dan 13 dari Malaysia) periode 2022–2023 yang dipilih melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji komparatif t-test sampel independen atau uji peringkat bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada PSR dan NPM, di mana bank syariah Indonesia memiliki PSR lebih tinggi karena dominasi pembiayaan musyarakah, sedangkan Malaysia memiliki NPM lebih tinggi yang mencerminkan efisiensi biaya dan manajemen laba yang lebih baik. Indikator lainnya tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Temuan ini menegaskan pengaruh sistem tata kelola dan orientasi manajerial terhadap kinerja keuangan serta pentingnya peningkatan transparansi, mekanisme bagi hasil, dan efisiensi operasional dalam memperkuat ketahanan perbankan syariah di kawasan.
References
Ariff, M., & Rosly, S. A. (2011). Islamic banking in Malaysia: Unchartered waters. Asian Economic Policy Review, 6(2), 301-319.
Azzahra, T. F., Sholahuddin, M., & Soepatini, S. (2023). Comparative Analysis of Islamic Banks’ Performance in Indonesia and Malaysia with RGEC and the Islamicity Performance Index (2018-2021). Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen, 11(1), 261-272.
Baihaqi, M. U., Ekawati, E., & Habibi, A. (2022). Studi Komparasi Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia dan Malaysia Dengan Pendekatan Sharia Conformity and Profitability Index (SCnPI). Jurnal Akuntansi dan Pajak, 23(2).
Berger, A. N., DeYoung, R., Genay, H., & Udell, G. F. (2000). Globalization of financial institutions: Evidence from cross-border banking performance. Brookings-Wharton papers on financial services, 2000(1), 23-120.
Cakhyaneu, A., Mahri, A. J. W., & Sintia, I. (2023, June). Analysis of Islamic Bank Financial Performance in Asia: Sharia Conformity and Profitability (SCnP) Approach. In 4th International Conference on Islamic Economics, Business, Philanthropy, and PhD Colloqium (ICIEBP 2022) (pp. 207-217). Atlantis Press.
Herviyani, Y. R., & Filianti, D. (2019). Komparasi Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia Ditinjau dari RBBR dan Islamicity Performance. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 6(11), 2158-2171.
Herviyani, Y. R., & Filianti, D. (2019). Komparasi Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia Ditinjau dari RBBR dan Islamicity Performance. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 6(11), 2158-2171.
Jogiyanto Hartono, M. (Ed.). (2018). Metoda pengumpulan dan teknik analisis data. Penerbit Andi.
Juhandi, N., Rahardjo, B., Tantriningsih, H. A., & Fahlevi, M. (2019). The Growth Of Sharia Banking In Asia. Journal of Research in Business, Economics and Management, 12(2), 2341-2347.
Kuppusamy, M. U. D. I. A. R. A. S. A. N., Saleh, A., & Samudhram, A. (2010). Measurement of Islamic banks performance using a shariah conformity and profitability model, international association for Islamic economics. Review of Islamic Economics, 13(2), 35-48.
Lestari, P. (2020). Analisis komparatif kinerja keuangan perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia dengan pendekatan metode CAMEL periode 2014-2018. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 5(2).
Mohammed, M. O., Tarique, K. M., & Islam, R. (2015). Measuring the performance of Islamic banks using maqāṣid-based model. Intellectual Discourse, 23.
Mustaring, R. A. (2022). Analisis Kinerja Keuangan BCA Syariah menggunakan Sharia Confirmity dan Profitability (SCnP) dan Sharia Maqashid Index (SMI). Jurnal Ilmu Perbankan Dan Keuangan Syariah, 4(1), 14-38.
Prasetyo, P. P., Pantas, P. E., Ashar, N. J., & Pertiwi, F. R. (2020). Performance Comparison of Islamic Banking in Indonesia and Malaysia Islamicity Performance Index Approach. Journal of Islamic Economics Perspectives, 2(1), 92-103.
Ramdhoni, M. I., & Fauzi, F. A. (2020). Islamic Banks Performance: An Assessment using Sharia Maqashid Index, Sharia Conformity and Profitability and CAMELS. International Journal of Applied Business Research, 2(1), 15-30.
Wahyudi, I. (2020). Analisis Kinerja Bank Syariah Menggunakan Sharia Conformity And Profitability (SCNP) Model Dan Sharia Maqashid Index (SMI) Pada Bank Umum Syariah (BUS) di Asia Tenggara Periode 2014-2018. JAKU (Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja)(E-Journal), 5(4), 228-241.
Wahyuni, N., Hidayat, N. W., & Sinta, S. (2023). Analisis Komparasi Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Asia Tenggara Dengan Pendekatan Islamicity Performance Index. Jambura Accounting Review, 4(1), 89-103.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Versiandika Yudha Pratama, Ibnu Suryo, Shinta Dewi Rismawati, Happy Sista Devy, Tamamudin Tamamudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
SHARE allows the author(s) to hold the copyright and to retain the publishing rights without restrictions. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work

