Karakteristik Sifat Manusia dalam Tafsir Fi Zilal Al-Qur’an

Shabrun Jamil, Agusni Yahya

Abstract


As a creature chosen to be the leader of the earth, Allah created humans with the highest perfection. But on the other hand, humans have bad traits such as complaining, impatient and miserly. This paper aims to explain the despicable traits that exist in humans according to the interpretation of Sayyid Qutub, so that Islam can stay away from these traits. An important finding in this study is that according to Sayyid Quṭub, the nature of complaining must be possessed by humans, both happy and difficult. However, this trait will be lost if humans can fulfill the conditions mentioned in the Qur'an, namely always in prayer, paying zakat, justifying the last day, guarding his privates, fulfilling promises and trusts, giving true testimony, and always keeping the prayer. Sayyid Quṭub's interpretation was influenced by the social and political life of his time, namely when the Egyptian people and their government were ignorant of Islamic values, damaged faith and morals, violence was everywhere, the government was unjust to society, adultery was rampant, and even the ulama were considered as parasites to do something that is considered good for him.

 

Sebagai makhluk yang dipilih untuk menjadi pemimpin di bumi, Allah menciptakan manusia dengan kesempurnaan tertinggi. Akan tetapi di sisi lain, manusia memiliki sifat yang jelek seperti berkeluh kesah, tidak sabar dan kikir. Tulisn ini bertujuan menjelaskan sifat-sfat tercela yang ada pada manusia menurut penafsiran Sayyid Qutub, sehingga Islam dapat menjauh dari sifat-sifat tersebut. Temuan penting dalam kajian ini bahwa menurut Sayyid Quṭub, sifat keluh kesah pasti dimiliki oleh manusia baik senang maupun susah. Namun, sifat tersebut akan hilang jika manusia dapat memenuhi syarat-syarat yang disebutkan dalam Al-Qur’an, yaitu senantiasa dalam salatnya, membayar zakat, membenarkan hari akhir, menjaga kemaluannya, menunaikan janji dan amanah, memberikan kesaksian yang benar, dan selalu menjaga salatnya. Penafsiran Sayyid Quṭub dipengaruhi oleh kehidupan sosial dan politik pada masanya, yaitu pada saat rakyat Mesir dan pemerintahannya abai terhadap nilai-nilai Islam, rusaknya akidah dan moral, kekerasan dimana-mana, pemerintah berlaku zalim terhadap masyarakat, perzinaan merajalela, bahkan ulama dianggap sebagai benalu untuk melakukan sesuatu hal yang dianggap baik baginya


Keywords


Karakteristik Manusia; Sifat Tercela; Sayyid Qutub

Full Text:

PDF

References


Abdul Fattah al-Khalidi, Shalah. Pengantar Memahami Tafsir Fῑ Ẓilāl Alquran Sayyid Quṭub. cet. I. Surakarta: Era Intermedia, 2001.

Abd al-Fattah al-Khalidi, Shalah. Sayyid Quṭub Mengungkap Amerika. Surabaya: SaranaIlmiah Press, 1990.

Chadidjah Nasution, Seni Penggambaran dalam Alquran. cet.8. Yogyakarta: Nur Cahaya, 1981.

Hadhiri SP, Choiruddin. Klasifikasi Kandungan Alquran. Jakarta: Gema Insani Press, 1993.

Ismail, A.Ilyas. Paradigma Dakwah Sayyid Quṭub: Rekontruksi Pemikiran Dakwah Harakah. cet. I. Jakarta: Penamadani, 2006.

Khalil al-Khatan, Manna’. Studi Ilmu-Ilmu Qur’an. cet.9. Bogor: Pustaka Litera Antar Nusa, 2006.

L. Esposito, Jhon. Ancaman Islam: Mitos atau Realitas. Bandung: Mizan, 1994.

Musthafa Al-Maraghi, Ahmad. Terjemah Tafsir Al-Maraghi, terj. Bahrun Abu Bakar. Semarang: CV Toha Putra, 1985.

Rahman, Fazlur. Tema Pokok Alquran, Bandung: Pustaka Kautsar, 1996.

Syalisy, Ali. al-Tamarrud ‘ali al-Adab: Dirasat fi Tajribat Sayyid Quṭub. Beirut: Dar al-Syuruq, 1994.

Tim Penyusun. Ensiklopedia Islam. Jilid 4. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1993.

Quṭub, Sayyid. Tafsir Fῑ Ẓilāl Alquran. terj. As’ad Yasin dan Abdul Ajiz, juz 29, jilid 23. Beirut: Darusy-Syuruq, 1992.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/tafse.v1i1.14274

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Shabrun Jamil, Agusni Yahya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEX BY:






Journal Secretariat
:
Al-Qur'an and Tafsir Department, 1st Floor, Faculty of Ushuluddin and Philosophy, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Indonesia. Jln. Syeikh Abdul Rauf, Kopelma Darussalam Banda Aceh, Indonesia. Post Code: 
23111.
Email:
 tafse@ar-raniry.ac.id

TAFSE: Journal of Qur’anic Studies, e-ISSN: 2775-5339, p-ISSN: 2620-4185