Peran dan Sikap Nabi Ya’qub dalam Mengembangkan Karakter Anak Perspektif Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.22373/tafse.v7i1.12566Keywords:
Peran, Nabi Ya’qub, Karakter, AnakAbstract
The role and attitude of an ideal father is as the Qur'an describes through the dialogue between the Prophet Ya'qub and his children. A father must be able to develop the character of his children with an educational role and attitude. The reality of today's society is contrary to the concept of the Qur'an, the father who is expected to become an educator is actually a figure who damages the image of the child through several cases of incest relationships. Therefore, this article discusses the role and attitude of Prophet Ya'qub in developing the character of his children, its impact and the actualization of the role and attitude of Prophet Ya'qub in developing the character of children in the present. This article is literature research using the maudhu'i method. The data were analyzed descriptively and analytically. This article shows that: first, in developing the character of the child, the Prophet Ya'qub was able to act as an open, loving, caring, listening and protecting communicator for his children and as avoidance of conflicts in the family. Secondly, the impact of the role and attitude of the Prophet Ya'qub towards his children was the formation of a positive character, his children dared to admit his mistakes in the past. Third, The actualization of Ya'qub's role and attitude can be done by reflecting on Ya'qub. A father is able to establish close and familiar communication with children and is able to establish a patient and forgiving attitude towards his children.
Peran dan sikap seorang ayah ideal adalah sebagaimana yang digambarkan al-Qur`an melalui dialog antara Nabi Ya’qub dengan anak-anaknya. Seorang ayah harus mampu mengembangkan karakter anak-anaknya dengan peran dan sikap yang mendidik. Realita masyarakat zaman sekarang bertolak belakang dengan konsep al-Qur`an, ayah yang diharap menjadi pendidik justru menjadi sosok yang merusak citra anak melalui beberapa kasus hubungan incest. Oleh karena itu, Artikel ini membahas peran dan sikap Nabi Ya’qub dalam mengembangkan karakter anak-anaknya, dampaknya dan aktualisasi peran dan sikap Nabi Ya’qub dalam mengembangkan karakter anak-anak pada masa sekarang. Artikel ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode maudhu’i. Data dianalisis secara deskriptif analitis. Artikel ini menunjukkan bahwa dalam mengembangkan karakter anak, Nabi Ya’qub mampu berperan sebagai penjalin komunikasi yang terbuka, pengasih, penyayang, pendengar dan pelindung bagi anak-anaknya serta sebagai penghindar dari terjadi konflik di dalam keluarga. Dampak peran dan sikap Nabi Ya’qub terhadap anak-anaknya terbentuknya karakter positif, anak-anaknya berani mengakui kesalahan-kesalahannya di masa lalu. Aktualisasi peran dan sikap Ya’qub dapat dilakukan dengan bercermin pada Ya’qub, ia mampu menjalin komunikasi yang dekat dan akrab dengan anak-anak dan mampu membangun sikap sabar dan pemaaf terhadap anak-anaknya.
Downloads
References
Al-Bukhari, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il. Shahih Al-Bukhari. Jakarta: Almahira, 2011.
Aldila Putri Bunga. “Konflik Keluarga Nabi Ya’qub As. Pada Surah Yusuf Dalam Tafsir Qabas Min Nur Al-Qur`an Al-Karim (Telaah Psikologi).” IIQ Jakarta, 2021.
Ardati, Ratih Kemala. “Peran Orang Tua Dalam Perkembangan Kepribadian Anak Usia Dini.” Schoulid, 2018, 76.
At-Tirmidzi, Abu Isa Muhammad bin Isa. Jami’ at-Tirmidzi. Jakarta: Almahira, 2013.
Az-Zuhaili, Wahbah. Tafsir Al-Munir; Aqidah, Syariah, Manhaj. 7th ed. Depok: Gema Insani, 2005.
Baharits, Adnan Hasan Shalih. Mendidik Anak Laki-Laki. 1st ed. Jakarta: Gema Insani, 2007.
Dkk, Abdul Aziz Ajhari. Jalan Menggapai Ridho Allah. Bandung: Bahasa dan Sastra Arab, 2019.
Fahmi, Muhammad. “Potret Pendidikan Nabi Ya’qub As. Kepada Nabi Yusuf.” Pendidikan Dan Pranata Islam, no. 2 (2016): 241–42.
Faizah, Chatirul. “Ajaran Moral Dalam Kisah Nabi Yusuf AS. (Analisis Semiotik Roland Barthes.” UIN Walisongo Semarang, 2015.
Hasri, Muh Mu’ads. “Pandangan Al-Qur`an Atas Peran Ayah Dalam Proses Perkembangan Anak (Kajian Tafsir Tematik).” Al-Syakhshiyyah, no. 2 (2019): 115.
Hidayati, Nur Istiqomah. “Pola Asuh Otoriter Orang Tua, Kecerdasan Emosi Dan Kemandirian Anak SD Psikologi Indonesia.” Psikologi Indonesia 3, no. 1 (2014): 3.
Jailani, M. Syahran. “Teori Pendidikan Keluarga Dan Tanggung Jawab Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini.” Pendidikan Islam 8, no. 2 (2014): 248.
Krisnani, Raden Roro Michelle Fabiani dan Hetty. “Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Membangun Kepercayaan Diri Seorang Anak Usia Dini.” In Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 46, 2020.
M, Muhammad Ramdhani. “Perspektif Al-Qur`an Tentang Keputusasaan: Telaah Tafsir Tematik Ayat-Ayat Yang Menggambarkan ‘Berputus Asa’ Dan Pencegahannya Dalam Al-Qur`an.” UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2011.
Masduki, Zulhamdani dan Mahfuzh. “Ibu Dalam Al-Qur`an: Sebuah Kajian Tematik.” Esensia 16, no. 1 (2015): 2.
Muhammad Suadi Yusuf dan Humam Fikri Muzafar. Karakter Ideal Seorang Ayah, n.d.
———. “Karakter Ideal Seorang Ayah Dalam Surah Yusuf.” Pendidikan Luar Sekolah, no. 1 (2020): 40.
Prastiani, Wahyu. “Peran Ayah Muslim Dalam Pembentukan Identitas Gender Anak Kampung Kranganyar, Brontokusuman, Merngangsan, Yogyakarta.” Psikologika, no. 1 (2017): 74.
Rahman, Muzdalifah M. “Peran Orang Tua Dalam Membangun Kepercayaan Diri Pada Anak Usia Dini.” Penelitian Pendidikan Islam, no. 2 (2003): 383.
Salman Abdul Muthalib, Mansari, Mahmuddin, Muslim Zainuddin, Hasnul Arifin Melayu. “Analisis Kepentingan Terbaik Bagi Anak Dalam Hukum Jinayat Aceh.” Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial Islam 9, no. 02 (2021): 415–30. https://doi.org/10.30868/am.v9i02.1621.
Shabri, Rahmadianti Aulia dan Irsyad. “Peran Ayah Dalam Mendidik Anak Berdasarkan Al-Qur`an (Tinjauan Tentang Tata Cara Para Nabi-Nabi Dalam Mendidik Anak)”.” Ilmu Pengetahuan Dan Pemikiran Keagamaan Tajdid, 2018.
Shihab, M. Quraish. Secercah Cahaya Ilahi Hidup Bersama Al-Qur`an,. Bandung: Mizan, 2007.
———. Tafsir Al-Misbah, Jilid 6, n.d.
Thobroni, Ahmad Yusam. “Pola Pendidikan Nabi Ya’qub as. Dalam Mendidik Nabi Yusuf as. Perspektif Al-Qur`an.” Pendidikan Agama Islam, 2, no. 2 (2014): 221.
Wardyaningrum, Damayanti. “Komunikasi Untuk Penyelesaian Konflik Dalam Keluarga: Orientasi Percakapan Dan Orientasi Kepatuhan.” Al-Azhar Indonesia Seri Pranata Sosial, no. 1 (2013): 52.
Wati, Ameliya Eka. “Peningkatan Karakter Menghormati Orang Tua Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Media Video Karakter Pada Siswa Kelas VII B Di SMP N 2 Paliyan, Gunung Kidul.” Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2017.
Yulianti, Ernawati dan Ana. “Strategi Pemecahan Konflik Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Bangkalan.” Ilmu Pendidikan PKn Dan Sosial Budaya, no. 1 (2019): 212.
Zen, Syafril dan Zelhendri. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Depok: Kencana, 2017.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



