EKSISTENSI BITCOIN DALAM PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYAR‘ĪYAH

Dara Lidia

Abstract


Berdasarkan sejarah, alat pembayaran dari masa ke masa telah mengalami evolusi, pada saat ini terdapat sebuah fenomena yaitu fenomena Bitcoin yang diklaim oleh para  penggunanya sebagai alat pembayaran masa depan yang telah banyak menyita perhatian orang mulai dari kalangan pengusaha hingga mahasiswa. Bitcoin memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan alat pembayaran yang biasa digunakan, di antaranya yaitu sifatnya yang desentralisasi sehingga tidak ada pengendali pusat yang akan ikut campur di dalamnya. Sedangkan pada kebiasaannya, alat pembayaran di suatu wilayah berada di bawah pengawasan pemerintah karena alat pembayaran tergolong kepada kebutuhan primer yang menyangkut kesejahteraan umum. Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah  bagaimana eksistensi Bitcoin sebagai alat tukar dan bagaimana keberadaan Bitcoin sebagai alat tukar berdasarkan maqāṣid al-syar‘īyah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan dan pendekatan maqāṣidī dengan menerapkan metode tarjih maslahat. Keberadaan Bitoin sebagai alat tukar dianggap sah karena terdapat pengakuan secara ‘urf. Akan tetapi status sah tersebut perlu mendapatkan pengesahan pemerintah karena terkait dengan al- maslahat al-‘āmmah, nilai mafsadat pada Bitcoin lebih dominan jika dibandingkan dengan nilai maslahatnya. Dari paparan di atas disimpulkan bahwa keberadaan Bitcoin sah sebagai alat tukar, namun penggunaannya merupakan sesuatu yang harus dibatasi karena probabilitas mafsadatnya lebih dominan yang berada pada tingkat ḍarūriyyāt.. Hal ini sesuai dengan kaidah “menolak mafsadat di dahulukan dari pada mewujudkan maslahat.”


Keywords


Eksistensi, Bitcoin, Maqāṣid al-Syar‘īyah.

Full Text:

PDF

References


Abddul Ghofur Anshori, Yulkarnain Harahab, Hukum Islam Dinamika dan Perkembangannya di Indonesia, Jogjakarta: Kreasi Total Media, 2008.

A Hamid Sarong, Hukum Islam dan Sistem Pengangkatan Anak di Indonesia, Yogyakarta: Kakuba, 2016

_____, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Praktek dan Prospeknya, Banda Aceh: Global Institute, 2015

_____,Mahkamah Syar'iyah Aceh: Lintasan Sejarah dan Eksistensinya, Banda Aceh: Global Institute, 2012

A. Dzajuli. Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah- Masalah Yang Prakti. Jakarta: Kencana, 2006.

Al Yasa’ Abu Bakar, Metode Istishlahiah Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan Dalam Ushul Fiqih, Banda Aceh: Diandra Primamitra Media, 2012.

Ahmad Mujahidin. Ekonomi Islam.Jakarta: Rajawali Pers, 2014.

Asafri Jaya Bakri, Konsep Maqāṣid Al-Syar‘īyah Menurut Al-Syatibi, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1996

Dimaz A. Wijaya, Mengenal Bitcoin & Cryptocurrency,Medan: Puspantara, 2016.

Dimaz Ankaa Wijaya & Oscar Darmawan, Blockchain dari Bitcoin Untuk Dunia, Jakarta: Jasakom, 2017.

Dedy Sumardi, "Bay ‘ah: Ideologi Pemersatu dan Negosiasi Masyarakat di Ruang Publik." ISTINBATH 16.1 (2017): 1-21.

_____, "Islam, Pluralisme Hukum dan Refleksi Masyarakat Homogen." Jurnal Asy-Syir’ah, 50.2 (2016): 481-504.

_____, "Hudûd Dan HAM: Artikulasi Penggolongan Hudûd Abdullahi Ahmed An-Na’im." MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 35.2 (2011).

Deliarnov, Perkembangan Pemikiran Ekonomi, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2003.

Faturrahman Djamil, Hukum Ekonomi Islam Sejarah, Teori, dan Konsep, Jakarta: Sinar Grafika, 2013

Ismail Muhammad Syah, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1992.

Jaribah bin Ahmad Al-Haritsi, Fikih Ekonomi Ûmar bin Al-Khattab, (terj.Asmuni Solihan), Jakarta: Khalifa, 2006

Muhammad Siddiq Armia, “Democracy through Election : A Study on the Conflict of Norms in Aceh’s Election Process,” Journal of South East Asian Human Rights, Vol.2, N0.1, 2018, pp.323-335.

_____, “Hubungan Ideal Antara Partai Politik Nasional Dengan Partai Politik Lokal Dalam Pengisian Jabatan Publik,” Jurnal Review Politik, Vol.7, No. 1, 2017.

_____, “Sumbangsih Kerajaan Muslim Indonesia Dalam Pengembangan Peradilan Islam: Analisis Historical Legal Approach,” Jurnal Justisia,Vol.2, No.2, 2017.

_____, Autonomy in Aceh-Indonesia, from Armed Conflict to Regulation Conflict, The Annual International Conference (AIC), Syiah Kuala University, October 2017.

_____, “Constitutional Courts And Law Reform: A Case Study Of Indonesia,” PhD Dissertation at Anglia Ruskin University, Cambridge, United Kingdom, 2016.

Muhammad Thahir Bin Asyur, Maqashid Syar’iyah Al- Islamiyah, Amman: Darun Nafais, 2001.

Muchlis Usman, Kaidah-Kaidah Istinbath Hukum Islam, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1999.

M. Jafar, “Kriteria Sadd Al-Dharī‘Ah Dalam Epistemologi Hukum Islam” (Disertasi tidak dipublikasi), Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2017.

Mardani, Fiqh Ekonomi Syariah: Fiqh Muamalah, Jakarta: Kencana, 2013.

Oscar Darmawan, Bitcoin Mata Uang Digital Dunia, Jakarta: Jasakom, 2014.

PPHIM, Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah, Jakarta: Kencana, 2009.

Sadono Sukirno, Mikroekonomi Teori Pengantar, Jakarta: RajaGrafindo Persada ,2013.

Suherman Rosyidi, Pengantar Teori Ekonomi: Pendekatan kepada teori ekonomi mikro dan makro, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2006.

Satria Effendi dan M. Zein, Ushul Fiqh, Jakarta: Kencana, 2005

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2002.

Wahbah Zuhaili, Fiqih Islam Wa Adilatuhu, Jilid 4, (terj. Abdul Hayyie al-Kattani,dkk), Jakarta: Gema Insani, 2011

Wahbah Zuhaili, Fiqh Islam Wa Adilatuhu, Jilid 6, (terj.Abdul Hayyie al-Kattani,dkk), Jakarta: Gema Insani, 2011.

Yogi, Ekonomi Manajerial, Jakarta: Kencana, 2004.

Bintoro Agung, “Jual Beli Uang Kripto Capai Rp 100 M per Hari di Indonesia,” CNNIndonesia. 14 Maret 2018. Diakses melalui https://www.cn nindonesia.com/teknologi/ 20 1 80314160304-185-282937/jual-beli-uang-kripto-capai-rp100-m-per-hari-di-indonesia, tanggal 24 Mei 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/petita.v3i2.4026

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter 

INDEXED BY: