SANKSI ADAT BAGI PELAKU KEKERASAN FISIK DITINJAU MENURUT HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Terhadap Adat Kampung Taman Firdaus, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah)

Abdul Rahman

Abstract


Kekerasan fisik adalah suatu tindakan yang  mengakibatkan rasa sakit dan terluka pada tubuh seseorang. Dewasa ini terdapat sebuah hukum pidana Adat  yang mengatur sanksi bagi pelaku kekerasan fisik yaitu di Kampung Taman  Firdaus. Namun pada sanksi Adat tersebut terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hukuman yang diatur dalam hukum Islam dan hukum positif, dengan perbedaan dari jenis sanksi serta bobot sanksi tersebut akan berkonsekuensi pada tujuan dibentuknya suatu hukum. Oleh karena itu penelitian ini ingin melihat bagaimana ketentuan sanksi pidana bagi pelaku kekerasan fisik dalam Adat Kampung Taman Firdaus, dan Bagaimana Tinjauan hukum Pidana Islam terhadap sanksi bagi pelaku kekerasan fisik dalam Adat Kampung Taman Firdaus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian non doktrinal penulis memberi gambaran serta menjelaskan tentang penemuan hukum mengenai sanksi Adat Taman Firdaus terhadap pelaku tindak pidana kekerasan fisik. Dengan teknik pengumpulan data lapangan (field research) dan kepustakaan (library research). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sanksi adat Kampung Taman Firdaus mengenai kekerasan fisik yaitu denda satu ekor kambing untuk luka di kepala yang darahnya mengalir, dan denda satu ekor ayam untuk luka di kepala yang darahnya keluar tidak mengalir. sehingga sanksi adat mengenai kekerasan fisik pada objek ini sesuai dengan hukum pidana Islam. karena  Dalam  hukum Islam luka di kepala yang mengalir darahnya (Ad-Dᾱmiyah), dan luka di kepala yang darahnya keluar tidak mengalir  (Ad-Dᾱmi’ah), sanksinya ialah hukumah, (ganti rugi yang besarnya diserahkan kepada keputusan hakim). Sedangkan kekerasan fisik dengan objek selain kepala dan wajah sanksi adatnya ialah hanya membayar biaya pengobatan saja sampai sembuh, dan sanksi adat pada bagian ini tidak sesuai dengan hukum pidana Islam. Karena dalam hukum pidana Islam kekerasan fisik dengan objek selain kepala dan muka di bagi kepada dua yaitu luka jᾱ’ifah, dan luka non jᾱ’ifah. luka jᾱ’ifah sanksinya ialah sepertiga diyat, sedangkan luka non jᾱ’ifah sanksinya ialah hukumah.

Keywords


Sanksi Adat Bagi Pelaku kekerasan fisik, dan Hukum Pidana Islam.

Full Text:

PDF

References


A Hamid Sarong, Hukum Islam dan Sistem Pengangkatan Anak di Indonesia, Yogyakarta: Kakuba, 2016

_____, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Praktek dan Prospeknya, Banda Aceh: Global Institute, 2015

_____,Mahkamah Syar'iyah Aceh: Lintasan Sejarah dan Eksistensinya, Banda Aceh: Global Institute, 2012

Abdul Halim Hasan, Tafsir Al-Ahkam, Jakarta: Kencana, 2006.

Aboebakar Atjeh, Filsafat Hukum Islam, Cet. I, Semarang: Ramadhani. 1971.

Abuddin Nata, Metodologi Studi Islam, Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Andi Hamzah, Delik-Delik Tertentu Di Dalam KUHP, Jakarta: Sinar grafika,2014..

Ahmad Wardi Muslich, Pengantar Dan Asas Hukum Pidana Islam Fiqih Jinyah, Jakarta: Sinar Grafika Offset, 2006.

Ahmad Wardi Muslich, Hukum Pidana Islam, Jakarta: Sinar Grafika, 2005.

Alie Yafie, Dkk, Ensiklopedia Hukum Pidana Islam, PT Charisma Ilmu.

Bewa Ragawino, pengantar dan Asas-Asas Hukum Adat Indonesia, Bandung: 2008.

Dedy Sumardi, dkk., Hukum Pidana Islam, Darusalam-Banda Ace: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Islam Ar-Raniry, 2014.

Dedy Sumardi, "Bay ‘ah: Ideologi Pemersatu dan Negosiasi Masyarakat di Ruang Publik." ISTINBATH 16.1 (2017): 1-21.

_____, "Islam, Pluralisme Hukum dan Refleksi Masyarakat Homogen." Jurnal Asy-Syir’ah, 50.2 (2016): 481-504.

_____, "Hudûd Dan HAM: Artikulasi Penggolongan Hudûd Abdullahi Ahmed An-Na’im." MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 35.2 (2011).

Hakim Aman Pinan, Pesona Tanoh Gayo, Takengon: Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, 2003.

Hilman Hadikusuma, Hukum Pidana Adat, Bandung: Offset Alumni, 1989.

Hasbi Ash-Shiddeq, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1979.

I Made Widnyana, Hukum Pidana Adat Dalam Pembaharuan Hukum Pidana, Jakarta: PT Fakihah Aneska, 2013.

Imam Sudiyat, Hukum Adat Sketsa Asas, Yogyakarta: Liberty, 2000.

Isa Sulaiman Dan HT Syamsuddin, Pedoman Umum Adat Aceh (Peradilan Dan Hukum Adat), Edidi III Majelis Adat Aceh Nanggroe Aceh Darussalam, 2007.

Jalaluddin As-Suyuthi & Jalaluddin Muhammad Ibnu Ahmad Al-Mahally, Tafsir Jalalain, pdf..

Moleong J. lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.

Mahmud Ibrahim Dan Hakim Aman Pinan, Syari’at dan Adat Istiadat, Yayasan Maqamam Mahmuda Takengon, 2005.

Mustofa Hasan, Beni Ahmad Saebani, Hukum Pidana Islam Fiqih Jinayah Dilengkapi Dengan Kajian Hukum Pidana Islam, Bandung: Cv Pustaka Setia, 2013.

Mahmud Ibrahim, Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Adat Gayo Takengon, 2013.

Mahmud Ibrahim, Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Adat Gayo Takengon, 2013.

Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqi, Koleksi Hadis-Hadis Hukum Jilid 9, Jakarta: PT. Pustaka Rizki Putra, 2001.

Muhammad Siddiq Armia, “Democracy through Election : A Study on the Conflict of Norms in Aceh’s Election Process,” Journal of South East Asian Human Rights, Vol.2, N0.1, 2018, pp.323-335.

_____, “Hubungan Ideal Antara Partai Politik Nasional Dengan Partai Politik Lokal Dalam Pengisian Jabatan Publik,” Jurnal Review Politik, Vol.7, No. 1, 2017.

_____, “Sumbangsih Kerajaan Muslim Indonesia Dalam Pengembangan Peradilan Islam: Analisis Historical Legal Approach,” Jurnal Justisia,Vol.2, No.2, 2017.

_____, Autonomy in Aceh-Indonesia, from Armed Conflict to Regulation Conflict, The Annual International Conference (AIC), Syiah Kuala University, October 2017.

_____, “Constitutional Courts And Law Reform: A Case Study Of Indonesia,” PhD Dissertation at Anglia Ruskin University, Cambridge, United Kingdom, 2016.

Muh. Sjarief Sukandi, Terjemah Bulughul Maram Fiqih Berdasarkan Hadits, Bandung: PT Alma’arif, 1986.

Nasution,S., Metode Reseach, Jakarta: Bumi Aksara, 2004.

Nurul Irfan dan Masyrofah, Fiqh Jinayah, Jakarta: Sinar Grafika Offset. 2014.

Pedoman Peradilan Adat di Aceh Untuk Peradilan Adat Yang Adil Dan Akuntabel, MAA: Majelis Adat Aceh.

Perpustakaan Nasional RI: Catalog Dalam Terbitan (KDT), Ensiklopedi Islam, Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve, 2005.

Pipi Syarifin, Hukum Pidana di Indonesia Untuk Fakultas Syari’ah Komponen MKK. Bandung,: CV Pustaka Setia. 2000.

Rahmat Hakim, Hukum Pidana Islam (Fiqh Jinayah), Bandung:Pustaka Setia, 2000.

Satria Effendi, Ushul Fiqh, Jakarta: Kencana,2005.

Syahrizal, Hukum Adat Dan Hukum Islam di Indonesia, Jogyakarta: Nadiya Foundation, 2004.

Samir Aliyah, Sistem Pemerintahan Peradilan Dan Adat Dalam Islam Jakarta: Khalifah. 2004.

Sudarsono, Kamus Hukum, akarta: Rineka Cipta, 2005.

Soenarto Soerodibroto, KUHP Dan KUHAP Dilengkapi Yurisprudensi Mahkamah Agung Dan Hogeraad, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2006.

Soerjonosoekanto Dan Soleman B. Toneko. Hukum Adat Indonesia, Jakarta: CV. Rajawali. 1983.

Soerojo Wignjodipoero, Pengantar Dan Asas-Asas Hukum Adat, Jakarta: PT Toko Gunung Agung, 1995.

Suriyaman Mustari, Hukum Adat, Jakarta:Fajar Interpratama Mandiri, 2014.

Sayyid Sabiq, Fiqih Sunnah, jilid 3, Jakarta: Pena Pundi Aksara, 2004.

Sayyid Sabiq, Penerjemah, Mukhlisin, dkk, Fiqih Sunnah, Jilid 3, Surakarta: Ihsan Kamil, 2016.

Syikh Ahmad Muhammad Al-Hushari, Tafsir Ayat-Ayat Ahkam, Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar, 2014.

Teuku Mohd. Djuned, Adat Adalah Kearifan Pemaknaan Dan Penerapan Hukum Adat Di Aceh, Banda Aceh: Pustaka Rumpun Bamboo, 2011.

Teuku Muttaqin Mansur. Hukum Adat Perkembangan dan Pembaruannya di Indosia, Lamgugop, Syiah Kuala Banda Aceh: Percetakan Bandar, 2017.

Topo Santoso, Membumikan Hukum Pidana Islam, Jakarta:Gema Insani Press, 2003

Wahbah Az-Zuhaili, Fiqih Islami Wa Adillatuhu Jilid 7 (terj. Abdul Hayyie al-Kattani, dkk), Jakarta: Gema Insani, 2011.

Yusri Yusuf, Peutua Beuna, Kearifan Lokal Masyarakat Aceh, MAA: Majelis Adat Aceh Provinsi Aceh, 2008.

Zainuddin Ali, Hukum Pidana Islam, Jakarta: sinar grafika, 2007.




DOI: http://dx.doi.org/10.22373/petita.v3i2.4030

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter 

INDEXED BY: